PeristiwaSamarinda

Nahkoda Baru PIKI Kaltim Baru Terpilih, Siap Besinergi dengan Pemerintah Bangun IKN

Prolog.co.id, Samarinda – Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) telah berakhir. Yulianus Henock dan Nixson Butarbutar terpilih secara aklamasi sebagai ketua dan sekretaris DPD PIKI Kaltim untuk periode 2022 sampai 2027.

Ketua umum DPP PIKI Badikenita Putri Sitepu juga hadir dalam konferensi itu. Dalam sambutannya dirinya menyampaikan kalau pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim sudah sangat tepat. Sebab, provinsi itu merupakan miniatur Indonesia.

Itu sebabnya, PIKI Kaltim dapat berperan aktif dalam pemindahan IKN nantinya. Terlibat dalam memberikan ide, gagasan dan mengambil peran yang konstruktif. “Itulah bentuk keterlibatan PIKI untuk bangsa dan negara,” katanya kepada media ini, Sabtu (5/2/2022).

“Saya mengajak kaum Cendikia dan Inteligensia Kristen membangun sinergi, kolaborasi dengan Ikatan Cendikia dari berbagai Agama. Termasuk ICMI, ISKA, dan lainnya,” tambahnya. Ia juga meminta agar PIKI Kaltim terus menjaga dan merawat Bhineka Tunggal Ika.

Ia sangat senang dengan kerukunan antar umat beragama di Bumi Etam. “Saya senang liat Kaltim. Semua solid antar umat beragama. Kristian center juga saya lihat ada di lokasi yang sangat strategis. Di tengah kota Samarinda,” ucapnya.

Sementara itu, mewakilli unsur pemerintah Kaltim Rudianto Lumbantoruan mengatakan kalau Gubernur Kaltim Isran Noor sangat mendukung eksistensi PIKI di Kaltim. Isran mengharapkan PIKI berperan aktif memberikan pokok pikiran untuk kemajuan provinsi itu.

“Ayo berikan gagasan PIKI untuk kemajuan kita bersama. Serta menerapkan teori ekoteolog dalam pembangunan. Khususnya IKN. Saya berharap, PIKI hadir menjawab kebutuhan untuk kemajuan ibu kota negara nantinya,” tambahnya.

Diwaktu yang sama, Ketua DPD PIKI KALTIM, Yulianus meminta kepada seluruh umat Kristen untuk bergandengan tangan membangun Kaltim. Juga mengajak untuk bergabung dalam wadah PIKI, agar bersama-sama menghadapi beragam tantangan pembangunan.

“Tanggung jawab itu bukan saja diberikan kepada negara. Namun kita sebagai organisasi kaum cendikia, cerdik pandai memiliki tugas untuk mendorong terwujudnya sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam bidang apapun. Sehingga  bisa terwujud Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dalam konferda itu, hadir juga Wali Kota Samarinda Andi Harun, serta utusan DPC PIKI se-Kaltim. Juga para pendeta dan pimpinan Aras Gereja, Bamagnas, GMKI, GAMKI, serta OKP pemuda lintas agama.

(Redaksi Prolog)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button