Kutai KartanegaraPemerintahan

Kecamatan Marangkayu Gelar Vaksinasi, Sasar Lansia dan Anak

Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Dalam rangka mengejar herd imunnity, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara secara konsisten melakukan program melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dengan menyediakan 1.500 dosis vaksin untuk masyarakat umum dan lansia, serta anak usia 6-11 tahun, yang digelar di BPU Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kamis (10/3/2022).

Kecamatan Marangkayu menyediakan dosis 1, 2, dan booster bagi masyarakat umum dan lansia. Sedangkan untuk anak usia 6-11 tahun, mereka menyiapkan dosis 1 dan 2.

Camat Marangkayu Rekson Simanjuntak menerangkan pelaksanaan vaksinasi ini sebagai wujud nyata Kecamatan Marangkayu peduli terhadap warganya.

Sebab, program yang dicanangkan dari pemerintah pusat ini menjadi tanggung jawabnya untuk harus direalisasikan di daerah.

“Ini upaya perlawanan kami terhadap penyebaran Covid-19, serta kepedulian kami kepada masyarakat,” kata Rekson.

Ia menyadari usia lansia merupakan kalangan yang cukup rentan untuk terdampak Covid-19. Karenanya mereka berkreasi dengan memberikan bantuan doorprize bagi warga yang melakukan vaksinasi khususnya lansia dan anak-anak.

Dengan bantuan dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) akhirnya hal itu pun terwujud. “Kita lagi sisir lansia-lansia, kita minta bantuan PHKT untuk berikan doorprize,” terangnya.

Rekson mengaku pelaksanaan vaksinasi di Kecamatannya ini sejatinya bukanlah kali yang pertama. Hal ini sebagai upaya mencapai target vaksinasi minimal 70 persen demi membentuk kekebalan tubuh warganya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi ini seluruh warganya dapat berbondong bondong mengikuti. Agar kekebalan tubuh komunal terbentuk dan bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di Marangkayu ke depan.

“Kalau persentase orang yang divaksin sudah di atas 70 persen pastinya sudah boleh belajar tatap muka. Jadi kita tidak terlalu was-was lagi,” ucapnya.

Rekson berpesan kepada seluruh warganya yang telah di vaksin agar jangan justru merasa kebal. Sebab, vaksin itu bukan menghilangkan sebaran virus, tetapi hanya membangun kekebalan tubuh. Sehingga selain mengikuti vaksinasi, pun protokol kesehatan tak perlu dilupakan.

“Karena kita tidak tau ke depannya ketika ada varian baru. Pokoknya sampai covid-19 hilang baru kita bebas,” tukas Rekson.

Sehingga penerapan protokol kesehatan pun harus terus digalakkan, karena itu salah satu tindakan nyata dalam melawan Covid-19.

“Kita semua tidak boleh lalai ataupun abai terhadap prokes, demi kebaikan kita bersama-sama juga,” pesannya.

Diketahui, Kecamatan Marangkayu menggelar vaksinasi dengan menyediakan 1.500 dosis ini bekerjasama dengan Polsek dan Koramil.

(Redaksi Prolog)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button