Samarinda

Dikasih Satu Unit Handphone, Kombes Ary Fadli Minta Musdalifah Tetap Semangat Belajar

Prolog.co.id, Samarinda – Musdalifah, salah seorang siswi kelas 4 SDN 002 Samarinda Seberang yang diusir wali kelasnya beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Sehari setelah Wali Kota Samarinda Andi Harun, kini Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli turut mengunjungi kediaman Sitti Munawarah yang merupakan tante dari ananda Musdalifah.

Selain didampingi istri tercinta, Rani Ary Fadli. Turut hadir juga Kasatlantas Polresta Samarinda Komisaris Polisi Creato Sonitehe Gulo dan Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Anton Saman.

Menggunakan kaos superman dengan rambut yang diikat tidak terurai, Musdalifah terlihat senang dikunjungi pria kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur tersebut.

Duduk di antara Kapolresta Samarinda dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Samarinda, Musdalifah menyimak serta mendengarkan beberapa pesan dari Kombes Pol Ary Fadli dan sang istri.

Selepas perbincangan yang panjang, Musdalifah menerima sejumlah bantuan dari Kombes Pol Ary Fadli di antaranya satu buah handphone, uang tunai, perlengkapan belajar, tas dan satu paket sembako.

Kepada wartawan, Musdalifah mengutarakan perasaannya. Ia merasa senang dan bahagia atas perhatian yang diberikan semua pihak, termasuk Polresta Samarinda.

“Senang dan bahagia bisa turun sekolah lagi, terima kasih Pak Kapolres sudah dikasih handphone yang bagus. Tadi pesan dari Pak Kapolres disuruh sekolah yang rajin, semangat, kuat dan harus senyum,” ungkapnya di Jalan Pangeran Bendahara Gg Pertenunan Kelurahan Tenun Kecamatan Samarinda Seberang.

Di tempat yang sama, Sitti Munawarah yang merupakan tante dari ananda Musdalifah turut merasa senang karena berbagai pihak telah memperhatikan keponakannya tersebut.

“Alhamdulillah senang banget, Musdalifah ini dari mana saja bantuannya datang. Banyak yang bersimpati, banyak yang bantuin dan memperhatikan. Terima kasih Pak Kapolres atas bantuannya,” ucapnya.

Dukungan agar tidak putus sekolah benar-benar terlihat dari berbagai pihak, termasuk Polresta Samarinda. Ini membuktikan bahwa anak-anak di Kota Tepian tidak boleh berputus asa dalam menggapai cita-cita dan pendidikannya.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Ary Fadli menegaskan bahwa kehadirannya ini untuk memberikan support agar Musdalifah tetap mau belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

Pemberian satu unit handphone juga menjadi salah satu alasan, bahwa jajaran Polresta Samarinda ingin Musdalifah bisa tetap semangat belajar ketika adanya kebijakan dari sekolah untuk pembelajaran daring.

“Kami berikan handphone biar Musdalifah bisa ikut pembelajaran daring. Supaya dia semangat belajarnya. Semoga bisa dipergunakan juga bersama adiknya. Mudah-mudahan Musdalifah menjadi salah satu aset Indonesia Emas,” harapnya.

(Redaksi Prolog)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button