PemerintahanSamarinda

Samarinda Mulai Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai

Prolog.co.id, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda secara resmi menerapkan pembayaran parkir nontunai. Untuk sementara, kebijakan ini memang baru dimulai di 20 titik, sebelum nantinya meluas ke 243 titik secara bertahap.

Program bayar parkir kendaraan dengan cara praktis nontunai seperti ini diharapkan bisa menjadi retribusi yang langsung mengalir ke kas daerah.

Inovasi ini dimotori langsung Perumda Varia Niaga Samarinda. Penerapan secara resmi telah dilakukan di Jalan Diponegoro, Kecamatan Samarinda Kota pada Kamis (16/6).

“Setelah ini kami lihat lagi, bagaimana trennya setelah 15 hari, kemudian kami analisa. Nanti baru dilakukan grand launching,” kata Dirut Perumda Varia Niaga Samarinda Syamsudin Hamade.

Menurutnya, selama 15 hari ke depan akan menjadi fase uji coba pertama. Setelahnya, dianalisa untuk kemudian dikembangkan sebelum penerapan pembayaran parkir nontunai meluas ke 243 titik secara bertahap.

Pembayaran parkir nontunai di Samarinda diterapkan dengan dua metode. Konsumen bisa bertransaksi dengan platform QRIS atau produk uang elektronik lainnya.

“Semua akan terdata sampai ke nomor polisinya di aplikasi kami,” terang Syamsudin.

Selama masa uji coba, Perumda Niaga juga makin intens menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

Para juru parkir yang dilibatkan juga terus mendapat pelatihan untuk menghindari kendala-kendala di lapangan kelak.

“Karena ini hari pertama. Nanti kami evaluasi lagi sampai 15 hari ke depan,” ujarnya.

Pembayaran parkir nontunai diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat Samarinda dalam transaksi parkir di badan jalan.

Apalagi transaksi secara elektronik juga lebih efisien sekaligus menahan laju inflasi. Dari segi penataan kota, cara seperti ini juga diharapkan mampu menekan aktivitas jukir liar.

Sebab dengan program tersebut, para juru parkir bakal tergabung ke dalam naungan perumda.

“Jukir yang bergabung dikelola oleh kami. Jukir yang belum terkelola, kami akan terus sosialisasikan kepada mereka untuk bergabung,” pungkasnya.

(Redaksi Prolog)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button