BerauHukum & Kriminal

Perkosa Adik Ipar Saat Gendong Keponakan

Pelaku Ditangkap Sepekan Setelah Kejadian

Prolog.co.id, Berau – Entah apa yang ada di dalam pikiran MU. Seorang pria 33 tahun di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) yang nekat memperkosa adik iparnya pada Minggu (21/5/2023) pekan lalu.

Aksi tak senonoh itu bahkan dilakukan MU saat korban sedang menggendong keponakannya yang masih balita.

Peristiwa itu akhirnya terungkap sepekan setelah kejadian, saat korban baru memberanikan diri melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Dijelaskan Kapolres Berau, AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasi Humas, Iptu Suradi kalau peristiwa pilu itu terjadi di Kecamatan Teluk Bayur.

Saat kejadian, rumah yang dihuni korban dan pelaku sedang dalam keadaan sepi. Sebab sang istri, JA (24) sedang berbelanja bersama sepupunya, JR (27) ke pasar setempat pada pukul 05.00 Wita.

“Jadi hubungan antara pelaku dengan korban ini adalah kakak ipar dan adik ipar. Korban ini adalah adik dari istri pelaku. Sementara keponakan yang digendongnya adalah anak dari sepupu korban. Mereka semua tinggal satu rumah. Dan saat kejadian istri dan sepupunya sedang ke pasar,” jelas Suradi, Senin (29/5/2023).

Saat mengetahui rumah sedang sepi, karena istri dan sepupunya sedang ke pasar. Pelaku lantas dengan cepat mendekat ke kamar korban.

“Pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban dan menyuruhnya untuk menurunkan keponakannya (anak dari JA) dari gendongannya. Selanjutnya pelaku melepas secara paksa pakaian yang dikenakan korban dan memperkosanya,” imbuhnya.

Setelah berhasil melancarkan nafsunya, pelaku lantas mengancam korban agar tak bercerita tentang apa yang baru dialaminya.

Meski awalnya memilih bungkam, namun keberanian korban akhirnya muncul pasca sepekan kejadian. Walhasil, pelaku dilaporkan langsung oleh korban ke Mapolsek Teluk Bayur pada Minggu (28/5/2023) kemarin.

Tak perlu waktu lama, pelaku pun dengan cepat dibekuk petugas dan digelandang menuju Polsek Teluk Bayur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sekarang masih kami dalami terus kasusnya,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan.

“Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun,” pungkasnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Berita terkait

Back to top button