Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

2024 Ini, DPTPH Kaltim Bakal Fokus Beri Bantuan Benih Tanaman Pangan ke Puluhan Kelompok Tani

Terbit: 5 Februari 2024

Bantuan Benih
Contoh benih pisang. (IST)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim memastikan akan kembali memberikan bantuan berupa benih dan alat-alat pertanian pada 2024 ini. Tak hanya fokus pada benih pisang kepok grecek, tapi juga memaksimalkan bantuan untuk benih cabai rawit, bawang merah, nanas, hingga pepaya.

Dijelaskan Sekretaris DPTPH Kaltim, Rini Susilawati bahwa bantuan benih yang ditetapkan oleh pihaknya sudah pasti berpotensi menjadi tanaman pangan yang diunggulkan di Kaltim. Bantuan bibit ini, ujar Rini, juga dibarengi dengan sejumlah pertimbangan.

“Tentu saja kami memiliki identifikasi dari Calon Petani Calon Lokasi (CPCL). Nah yang wajib menerima bantuan ini adalah kelompok tani (poktan). Tidak boleh perorangan,” tegas Rini, Senin (5/2).

Para poktan itu pun harus terdaftar di dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMPP) yang terkoneksi di seluruh Indonesia. Tiap bantuan benih yang akan diberikan pun sudah direncanakan akan dibagikan ke poktan di daerah mana saja.

Sebagai contoh, berdasarkan data dari DPTPH Kaltim, untuk pengembangan kawasan bawang merah, akan ditempatkan di Berau, Kutai Kartanegara (Kukar), Paser, dan Penajam Paser Utara (PPU). Masing-masing daerah akan menanam 1.000 kilogram benih.

Kemudian untuk pengembangan kawasan nanas akan difokuskan di Kukar, Balikpapan, dan Kutai Timur (Kutim). Bantuan berupa pupuk organik cair (POC) untuk masing-masing daerah sebanyak 20 liter.

Lalu untuk pengembangan kawasan pepaya akan berlangsung di Balikpapan dengan bantuan 6.000 benih (batang). Untuk pengembangan kawasan pisang, akan dimaksimalkan di Kukar dengan bantuan 25 ribu benih (batang), Kutim dengan bantuan 10 ribu benih (batang), Berau dengan 7 ribu benih (batang), dan Paser dengan 10 ribu benih (batang).

Pengembangan kawasan cabai rawit juga tidak ketinggalan. Untuk 4 daerah yakni Balikpapan, Samarinda, Paser, dan Bontang menerima 44 benih (sachet). Sedangkan Kukar mendapat bantuan terbanyak yakni 77 benih (sachet) dan Kutim 33 benih (sachet).

“Tentu tidak 10 kabupaten dan kota yang mendapatkan bantuan itu. Sesuai alokasi anggarannya juga. Sebab seperti cabai itu kan salah satu komoditas penyumbang inflasi juga selain beras,” tambahnya.

Sedangkan untuk bantuan alat pertanian berupa cultivator diberikan kepada 46 poktan yang tersebar di Balikpapan, Bontang, Samarinda, Kutim, Kukar, Kutai Barat (Kubar), Paser, Berau, dan PPU.

Untuk mesin pompa air, diberikan ke 8 poktan yang berada di Paser, Samarinda, Bontang, dan Kukar. Berikutnya untuk bantuan sprinkel diberikan ke 5 poktan di Kukar, PPU, dan Paser. Terakhir untuk bantuan tractor roda 4 diberikan ke 1 poktan di Kutim. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved