Prolog.co.id, Samarinda – Indonesia memiliki tekad kuat untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk SDGs 4 soal pendidikan. Salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam mencapai tujuan tersebut adalah sanitasi, seperti yang disampaikan oleh Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dalam acara ekolah Sehat Mewujudkan Anak Sehat, Cerdas, dan Berkarakter di Hotel Equator, Kota Bontang.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 170 kepala sekolah dan guru dari berbagai tingkatan pendidikan, dan diinisiasi oleh Hetifah Sjaifudian bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Selain Hetifah, turut hadir pembicara kunci dalam acara ini. Diantaranya, Muhammad Hasbi selaku Direktur SD, Widyaprada Ahli Utama di Direktorat SD, Jumeri. Bambang Cipto Mulyono selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bontang dan Denok Asmiati, Kepala Sekolah SD Negeri 007 Sungai Pinang, serta Asman Azis, Dosen UIN Samarinda.
Denok Asmiati, selaku Kepala Sekolah dan praktisi langsung, membagikan praktik baik yang dilakukan di sekolahnya, seperti menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dengan adanya kantin sehat dan menciptakan kawasan bebas rokok agar anak didik dapat belajar dengan maksimal.
Hal ini didukung oleh Bambang Cipto Mulyono, yang mengatakan bahwa di Bontang, tantangan pendidikan adalah upaya merubah perilaku pemangku kepentingan yang ada di sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Langkah untuk mendukung program sekolah sehat.
Dukungan dari Kemendikbudristek sangat dibutuhkan untuk penciptaan sekolah yang sehat. Muhammad Hasbi mengambil inisiatif setelah menyerap aspirasi kondisi di lapangan yang diprakarsai oleh Hetifah Sjaifudian.
Hetifah telah mencanangkan program sanitasi toilet yang sehat di sekolah-sekolah di Kalimatan Timur sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sanitasi sekolah yang merupakan pondasi utama dalam membentuk anak yang cerdas dan berkarakter.
(Redaksi Prolog)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


