Hasil Positif Kinerja Perbankan Kaltim

Terbit: 18 Juni 2023

Perbankan Kaltim
Ilustrasi perbankan. (freepick)

Prolog.co.id, Samarinda – Perekonomian Kalimantan Timur selama triwulan pertama 2023 terus menunjukan tren positif. Pertumbuhan ekonomi yang baik ini juga terlihat pada kinerja perbankan Kaltim pada periode april 2023 yang juga menunjukkan hasil baik.

Dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur periode April 2023 menunjukkan tren aset perbankan Kaltim terus meningkat. Pun demikian pada kinerja ekonomi regional yang juga menguat. Pertumbuhan positif ini tercermin dari peningkatan aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Masing-masing mencatatkan pertumbuhan sebesar 24,57 persen dan 25,36 persen (yoy).

“Tren peningkatan terlihat pada aset perbankan. Pada April 2023, tercatat Rp162,28 triliun atau meningkat sebesar 24,57 persen yoy dari April 2022 sebesar Rp130,70 triliun,” kata Kepala OJK Kaltim, Made Yoga Sudharma.

Sementara itu, lanjutnya, untuk tren DPK perbankan pada April 2023, mencatatkan nilai sebesar Rp152,13 triliun. Hasil tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 25,36 persen yoy dari April 2022 yang tercatat sebesar Rp121,35 triliun.

Adapun untuk komposisi DPK Kaltim didominasi oleh tabungan dan giro dengan porsi Rp110,4 triliun, atau 72,5 persen dari total capaian. Hasil positif ini Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi pasca-Covid-19, pemulihan dunia usaha semakin terlihat dengan pertumbuhan kredit yang terus meningkat pada kredit lokasi bank dan lokasi proyek pada bulan April 2023 yang masing-masing tumbuh sebesar 10,26 persen dan 19,82 persen (yoy).

Dari segi risiko, profil perbankan Kaltim tampak terjaga dengan baik. Rasio NPL gross untuk kredit lokasi bank dan lokasi proyek masing-masing 2,83 persen dan 1,43 persen. Lalu, untuk NPL net 1,19 persen dan 0,60 persen. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa perbankan mampu menjaga kualitas kreditnya.

“Ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat pada institusi perbankan sebagai tempat penampungan dana yang aman dan menguntungkan,” imbuhnya.

Adapun penyaluran kredit bank yang berlokasi di Kaltim mencapai Rp81 triliun, meningkat jika dibandingkan pada April 2022 yang tercatat sebesar Rp74 triliun. Pun demikian pada penyaluran kredit bank yang berlokasi proyek di Benua Etam yang tumbuh sebesar Rp170,97 triliun dibandingkan April 2022 sebesar Rp142,69 triliun.

“Kedua angka ini tumbuh dibandingkan posisi April 2022,” terangnya.

Terdapat pula peningkatan dalam sektor pinjaman multiguna, yaitu sektor usaha yang memiliki kontribusi 20,73 persen dengan pertumbuhan 9,77 persen (yoy).

“Ini menunjukkan bahwa permintaan konsumen untuk pembiayaan berbagai kebutuhan tetap tinggi, mengiringi pemulihan ekonomi. Sektor perbankan Kaltim dinilai masih memiliki ruang yang luas untuk tumbuh dan berkembang,” tukasnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved