SMK 3 Samarinda jadi Sekolah Inklusi, Bisa Terima Anak Berkebutuhan Khusus

Terbit: 26 Juni 2023

Sekolah Inklusi
Suasana PPDB secara luring di SMK Negeri 3 Samarinda. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – SMK Negeri 3 Samarinda yang terletak di Jalan Wahid Hasyim I, ditunjuk sebagai sekolah inklusi. Dengan demikian, sekolah yang dikenal dengan jurusan tata boga dan kecantikan itu, jadi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pendidikan (Disdikbud) Kaltim, Muhammad Kurniawan, kelompok ABK di Kaltim, khususnya Samarinda punya kesempatan besar mengemban pendidikan di sekolah umum.

“Memang AKB ini sudah ada sekolahnya, yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB). Tetapi ada beberapa anak yang memang masih bisa diterima di sekolah umum,” kata Kurniawan, belum lama ini.

Meski begitu, penerimaan siswa ABK di sekolah umum memang tidak begitu banyak. Sehingga, penerimaan siswa ABK masih lebih banyak di SLB karena guru-gurunya juga berlatar belakang pendidikan luar biasa.

Kurniawan mengakui, sekolah inklusi di Kaltim masih terbatas dengan tenaga pendidik. Oleh sebab itu, memang harus disediakan untuk guru khusus tambahan.

“Kendalanya, kami ini harus memenuhi ketersediaan gurunya karena butuh guru khusus,” terangnya.

Kurniawan berharap, hadirnya sekolah inklusi bisa menjadi jawaban bagi ABK yang juga hendak mengenyam pendidikan. Sekaligus bisa sebagai tempat bagi ABK mengembangkan keterampilan sosialnya.

Terpisah, Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMK 3 Samarinda, Mariati mengungkapkan, sekolah inklusi memberi haknya yang sama untuk tiap siswa, termasuk ABK.

Mariati mengungkapkan, program sekolah inklusi juga untuk memberi kesempatan bagi para siswa ABK agar mereka bisa belajar dan berinteraksi secara sosial. Sehingga potensi yang mampu dikembangkan bisa lebih maksimal.

“Sekolah kami sudah ditunjuk oleh Disdikbud Kaltim sebagai sekolah inklusi dengan ketentuan mereka harus mendaftar saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat jalur afirmasi, bukan reguler,” ujarnya.

Prinsip dasar dari hadirnya sekolah inklusi adalah memastikan siswa ABK juga punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang baik.

“Inklusi ini syaratnya dia yang penting panca indra anak tersebut bekerja semua, artinya tidak buta total,” bebernya.

Siswa ABK yang akan diterima SMK 3 tidak terlalu banyak. Sehingga sekolah tak membuat kelas khusus bagi ABK. Para siswa ABK masih digabung dengan siswa lainnya.

(ADV/Disdikbud Kaltim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved