Pemprov Kaltim Cairkan Program Umroh Gratis untuk 880 Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah

Terbit: 12 Agustus 2025

program umroh
Ilustrasi 6 rumah ibadah. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menyalurkan pencairan program umroh dan perjalanan religi gratis bagi marbot masjid dan penjaga rumah ibadah tahun ini.

Setiap penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp 35 juta untuk membiayai umroh dan perjalanan religi pada 2025.

Kepala Bagian Non Pelayanan Dasar Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Lora Sari, menyebut total penerima program ini ditargetkan mencapai 880 orang, baik muslim maupun non muslim.

“Dana ini digunakan untuk perjalanan ibadah sesuai tujuan program. Targetnya ada 691 penerima muslim dan 189 non muslim,” ujar Lora, Selasa 12 Agustus 2025.

Dia menjelaskan, dana tersebut mencakup seluruh kebutuhan ibadah, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, konsumsi, hingga biaya lain selama pelaksanaan umroh dan perjalanan religi ke setiap tempat.

Pencairan tahap pertama telah dilaksanakan setelah proses verifikasi dan validasi data sesuai kriteria yang tertuang dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Keputusan Gubernur Kaltim.

“Dana langsung ditransfer ke rekening bank penerima sesuai nama, sehingga nantinya akan digunakan untuk pembayaran ke agen perjalanan pilihan masing-masing,” katanya.

Lora mengungkapkan, apabila hingga 31 Desember 2025 penerima belum melaksanakan perjalanan ibadah, maka dana akan dikembalikan ke kas negara.

“Begitu pula jika penerima mengundurkan diri karena alasan kesehatan atau meninggal dunia,” tuturnya.

Pelaksanaan ibadah umroh sebagian besar diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2025. Pihaknya juga membentuk tim monitoring dan evaluasi untuk memastikan kelancaran program.

“Syarat utama penerima adalah mereka yang memiliki KTP Kaltim dengan minimal tiga tahun tinggal disini, selain itu ditetapkan sebagai marbot atau penjaga rumah ibadah melalui SK Wali Kota, Bupati, Kementerian Agama Kabupaten/Kota, atau Ketua Pengurus Rumah Ibadah,” jelasnya.

Lora berharap, dengan adanya program ini, para marbot maupun penjaga rumah ibadah bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk merasakan perjalanan religi.

“Sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” pungkasnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved