Workshop Upcycling Tutup Botol di Samarinda, Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

Terbit: 20 April 2026

Workshop upcycling Keychain
Workshop upcycling Keychain

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Samarinda Sadar Sampah bersama Oemah Keboen Samarinda menyelenggarakan Workshop Upcycling Keychain dari tutup botol pada Minggu, 19 April, di Samarinda.

Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mengumpulkan limbah tutup botol plastik dan mengolahnya menjadi gantungan kunci yang unik, menarik, serta memiliki nilai jual.

Perwakilan Komunitas Samarinda Sadar Sampah, Kiki dan Nuu, menyampaikan bahwa jumlah limbah tutup botol terus meningkat dari waktu ke waktu. Namun, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah tersebut masih relatif rendah. Padahal, tutup botol plastik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk baru yang berkualitas dan bernilai ekonomi.

1000006028 1
Alat dan bahan workshop upcycling keychain

Christine Elia Benedicta dari Politani Samarinda menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat menjadi peluang kewirausahaan bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan. Menurutnya, pengolahan limbah tutup botol merupakan langkah sederhana namun efektif dalam mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus menciptakan produk kreatif yang bernilai jual.

Dalam workshop ini, peserta mempraktikkan proses pengolahan limbah tutup botol dengan cara memotong tutup botol menjadi bagian-bagian kecil, kemudian melelehkannya menggunakan setrika. Setelah itu, bahan yang telah menyatu dipotong sesuai bentuk yang diinginkan dan dirangkai menjadi gantungan kunci dengan berbagai desain menarik.

Peserta workshop berasal dari beragam kalangan, mulai dari dosen, mahasiswa, karyawan, hingga pegiat lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak limbah plastik, khususnya tutup botol, yang dapat mencemari lingkungan apabila dibakar atau dibuang ke sungai tanpa pengelolaan yang tepat.

1000006026
Gantungan kunci dari limbah tutup botol hasil dari workshop upcycling

Audina menuturkan bahwa pengolahan limbah tutup botol dapat menjadi salah satu solusi atas permasalahan sampah plastik yang masih sering dibakar atau dibuang ke aliran sungai. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, termasuk di kawasan Delta Mahakam.

Sementara itu, Chitia Agustina selaku pengelola Oemah Keboen Samarinda menjelaskan bahwa limbah plastik dari kemasan air mineral beserta tutup botolnya dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk bermanfaat, salah satunya ecobrick. Upaya ini telah dilakukan oleh Oemah Keboen sebagai bagian dari komitmen untuk meminimalkan limbah plastik dan mencegah pencemaran lingkungan.

Melalui workshop ini, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam mengolah limbah plastik, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya penerapan ekonomi sirkular. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi produk kreatif yang bermanfaat, estetis, dan memiliki potensi ekonomi, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Redaksi Prolog

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved