Prolog.co.id, Samarinda – Stunting menjadi permasalahan kesehatan yang fokus disorot Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. Dalam upaya menekan angka stunting, Ananda memberikan bantuan makanan pendamping untuk ibu hamil ke warga Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.
Menurutnya, pemenuhan gizi anak-anak dimulai dari tahap kandungan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, dirinya fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas. Selain itu, komisi IV yang membidangi kesehatan juga fokus pada penurunan angka stunting di Kaltim. Tak heran upaya itu dilakukan, baginya hal itu merupakan langkah konkret yang bisa dilakukan.
“Saya fokus pada kualitas SDM. Sebab, kita menuju Indonesia Emas 2024. Dari sekarang, semua yang ada di Kota Samarinda harus benar-benar mempersiapkannya dari sekarang,” ujarnya.
Ia menjelaskan semakin sempurna nutrisi yang diberikan oleh ibu selama masa kandungannya, semakin sempurna pula perkembangan otak dan fisik terhadap anak yang di dalam kandungan.
“Kita lakukan ini sekaligus untuk mencegah stunting,” ungkapnya.
Ananda membeberkan penyaluran bantuan makanan tambahan ibu hamil ini juga merupakan program dari Pemprov Kaltim melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim. Setidaknya dalam beberapa hari belakangan ia telah membagikan sedikitnya 2 ton makanan pendamping ke sejumlah posyandu
“Kemarin itu saya diminta BKKBN agar bisa membantu serta menyalurkan makanan pendamping untuk balita dan ibu hamil,” jelasnya.
Ia turut mengajak semua pihak untuk mencegah dan menekan angka stunting dengan memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak setiap harinya.
(Jro/ADV/DPRD Kaltim)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


