Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Bupati Kutim Dorong Partisipasi Semua Pihak dalam Pengembangan Pertanian

Terbit: 2 Desember 2023

peningkatan sektor pertanian
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat membuka kegiatan Rakor Evaluasi dan Workshop Programa DTPHP Kutim. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Sejumlah program prioritas dalam rapat koordinasi di Kabupaten Kutai Timur membahas peningkatan sektor pertanian. Kegiatan ini dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, serta Pusat Pelatihan Keuangan dan Pemerintah Daerah (P2KPD) di Aston Samarinda Hotel & Convention, Jumat (1/12/2023) malam. Rapat ini diikuti oleh ratusan peserta, termasuk perwakilan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari 18 kecamatan di Kutim.

Dalam arahannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam menggerakkan sektor pertanian dan peternakan di Kutim.

“Kedua sektor ini harus menjadi penggerak industri sekaligus menyerap tenaga kerja baru untuk mendukung perekonomian kita,” ujarnya.

Ardiansyah mendorong semangat peserta untuk memanfaatkan peluang di Kutim, terutama kepada para PPL di UPT dan Keswan DTPHP di kecamatan-kecamatan, guna meningkatkan produksi bahan pertanian yang dikelola masyarakat, yang kemudian dapat mendukung pertumbuhan industri baru.

“Pemkab Kutim berusaha untuk mendorong peralihan industri dari pertambangan menjadi industri perkebunan. Contohnya, PT Palma Serasi Indonesia telah membangun Balking Station CPO di Pelabuhan KEK MBTK. Saat ini, 10 hektare lahan sawit dimanfaatkan untuk memasok bahan baku, dan diharapkan pada tahun 2025, produk industri pengolahan minyak siap beroperasi. Kami juga berencana untuk membangun pabrik biodiesel dan margarin di tahun 2026 dan 2027, yang akan meningkatkan tenaga kerja di Kutim dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah,” paparnya.

Ardiansyah juga menyebut potensi pabrik udang beku di dekat perbatasan Anggana Kukar yang menggunakan bahan baku dari Desa Susuk Luar Kecamatan Sandaran.

“Kutim seharusnya memanfaatkan sumber daya alamnya, terutama di perairan, untuk memaksimalkan potensi ini,” tegasnya.

Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada penyusunan rencana kegiatan UPT PPL dan Keswan. Dokumen ini akan menjadi landasan bagi kegiatan penyuluhan pertanian dan peternakan di tahun 2024.

“Semoga kualitas program penyuluhan semakin baik karena penyuluhan merupakan sistem pendukung dalam kegiatan pertanian dan peternakan serta penunjang petani dan kelompok tani,” tambahnya. (atk/adv/diskominfokutim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved