
Cadangan Devisa Tergerus Rp67,5 Triliun pada April 2024
Prolog.co.id – Cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024 mengalami penyusutan sebesar 4,2 miliar USD atau Rp67,5 triliun menjadi 136,2 miliar USD, atau setara dengan

Prolog.co.id – Cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024 mengalami penyusutan sebesar 4,2 miliar USD atau Rp67,5 triliun menjadi 136,2 miliar USD, atau setara dengan

Prolog.co.id – Rupiah melemah tipis terhadap dolar AS pada Selasa, 7 Mei 2024, mencapai level Rp16.046 per dolar AS. Hal ini berbanding terbalik dengan dolar

Prolog.co.id – Nilai Rupiah melemah pada akhir pekan ini, ditutup pada Rp16.210 per dolar AS, Jumat, 26 April 2024. Pelemahan ini dipicu oleh data ekonomi

Prolog.co.id, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Maret 2024 mencapai USD 22,43 miliar, menunjukkan peningkatan 16,40 persen dibandingkan Februari 2024.

Prolog.co.id – Harga BBM non subsidi di SPBU Pertamina seluruh Indonesia tidak mengalami perubahan usai Idulfitri 2024. Keputusan ini diambil Pertamina untuk menjaga stabilitas harga

Prolog.co.id – Jelang Hari Raya Idul Fitri, kabar kurang sedap datang dari sektor perbankan. Dua bank bangkrut, yaitu PT BPR Bali Artha Anugrah dan PT

Prolog.co.id, Samarinda – Balikpapan menjadi daerah dengan realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Jumlahnya, mencapai Rp 7,63 triliun atau

Prolog.co.id, Samarinda – Di tengah meroketnya harga beras, Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam mengonsumsi pangan lokal.

Prolog.co.id, Samarinda – Harga beras di Kaltim hingga kini masih belum menunjukkan penurunan harga. Bahkan harganya melebihi harga eceran tertinggi (HET). Mengacu sistem informasi perdagangan

Peningkatan ekspor komoditi non migas dan non batu bara menjadi langkah perekonomian yang kini ditempuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Sebab, selama ini perekonomian di Benua Etam masih bergantung pada komoditas ekstraktif tidak terbarukan seperti batu bara dan migas