
IKK Kaltim Periode Februari 2023 Berada di Level Optimistis
Prolog.co.id, Samarinda – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Februari 2023 tercatat berada di level optimis. Level itu berdasarkan Survei Konsumen (SK) Provinsi Kalimantan Timur pada

Prolog.co.id, Samarinda – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Februari 2023 tercatat berada di level optimis. Level itu berdasarkan Survei Konsumen (SK) Provinsi Kalimantan Timur pada

Prolog.co.id, Samarinda – Menjelang bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali mengambil langkah dalam menyiasati permasalahan ekonomi. Setelah sebelumnya menggelar pasar murah untuk beras medium,

Prolog.co.id, Nunukan – Dua pejabat Kantor Pos Nunukan, Kalimantan Utara dibekuk petugas kepolisian setelah terbukti menyelundupkan ribuan kosmetik ilegal asal Malaysia pada Rabu (8/3/2023). Kedua

Prolog.co.id, Samarinda – Menjadi satu-satunya daerah yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) Pancasila, jadi faktor utama bagi Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Prolog.co.id, Nunukan – Personel TNI dari satuan tugas (Satgas) Yonif 621/Manuntung, Kodim 0911/Nunukan, Kalimantan Utara berhasil mengagalkan peredaran 20,8 kilogram sabu pada Senin (6/3/2023). Puluhan

Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Mengaku sakit hati karena ditinggal kekasih dan pernah menjadi korban pencabulan. Kini pemuda berinisial R (23) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Prolog.co.id, Nunukan – Warga di kawasan Desa Liang Bunyu, Nunukan, Kalimantan Utara digegerkan dengan penemuan jasad bocah tanpa kepala pada Sabtu (4/3/2023) kemarin. Belakangan diketahui

Prolog.co.id, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Agiel Suwarno sangat menyayangkan minimnya perhatian Pemprov Kaltim terhadap sarana pendidikan di Kaltim. Hal itu dibuktikan olehnya atas kondisi

Prolog.co.id, Samarinda – Melalui anggaran pokok pikiran (pokir) yang dimiliki para legislatif, 42 rumah ibadah akan segera dibangun di Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur (Kaltim).

Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Dengan iming-iming uang Rp 20 ribu, pria berinisial S (40) ini tega mencabuli anak sambungnya sebanyak empat kali. Peristiwa itu terjadi