Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Ekspor Indonesia Melonjak ke 5 Negara Ini di Tahun 2023

Ekspor Indonesia ke China, Amerika Serikat, dan Jepang masih mendominasi pada tahun 2023. Namun, pemerintah Indonesia perlu melakukan diversifikasi pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk ekspor, dan meningkatkan promosi ekspor untuk mengantisipasi potensi pergeseran posisi ketiga negara tersebut sebagai tujuan ekspor utama Indonesia.

Terbit: 16 Januari 2024

Ekspor Indonesia Tahun 2023
Ilustrasi ekspor.

Prolog.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data menarik terkait negara tujuan ekspor Indonesia pada tahun 2023, mengungkap lima besar mitra dagang yang menonjol, termasuk China, Amerika Serikat (AS), Jepang, India, dan Filipina.

Total ekspor selama Januari hingga Desember 2023 mencapai USD 258,82 miliar, mengalami penurunan sebesar 11,33 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai USD 291,90 miliar.

Menurut Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, tiga negara terbesar sebagai tujuan ekspor Indonesia selama tahun 2023 adalah China dengan 25,09 persen, AS dengan 8,98 persen, dan Jepang dengan 8,03 persen.

“Dengan China, ekspor komoditas utama Indonesia adalah ferronickel senilai USD 14,95 miliar atau 23,02 persen dari total ekspor ke China,” ujar Pudji dalam konferensi pers.

Ekspor ke China mencapai USD 64,94 miliar atau 25,09 persen dari total ekspor Indonesia tahun 2023. Selain ferronickel, komoditas utama lainnya ke China termasuk lignite, batu bara cair, minyak sawit, dan sintesis nikel.

Di samping itu, ekspor ke AS mencapai USD 23,25 miliar atau 8,98 persen dari total ekspor 2023. Produk utama yang menjadi andalan ke AS termasuk ban bertekanan baru, mesin dan alat listrik, minyak kelapa sawit, dan produk lainnya.

Ekspor ke Jepang mencapai USD 20,79 miliar atau 8,03 persen dari total ekspor 2023. Beberapa komoditas utama yang terkirim ke Jepang termasuk batu bara bituminous, bijih dan konsentrat tembaga, matte nikel, dan lainnya.

BPS juga mencatat ekspor ke India senilai USD 20,29 miliar atau 7,84 persen dari total ekspor 2023, sedangkan Filipina menempati posisi kelima dengan nilai USD 11,04 miliar atau 4,27 persen dari total ekspor. (Day)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved