Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Jokowi: IKN Nusantara Dibangun dengan Konsep Forest City, Bukan Monokultur

Terbit: 21 Desember 2023

IKN Nusantara

Prolog.co.id Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa pemerintah sedang giat melakukan penghijauan di Kawasan Ibu Kota Negara (IKN Nusantara). Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menciptakan hutan hujan tropis dengan berbagai macam tanaman.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menanam pohon bersama masyarakat dan siswa di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (20/12/2023).

“Kita ingin mendapatkan tropical rain forest, bukan monokultur. Bukan hanya eucalyptus, tapi bermacam-macam pohon dan tanaman,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa pusat pemerintahan tersebut dibangun dengan konsep forest city. Artinya, kawasan ini harus hijau, baik dari segi lahan maupun gedung.

“Konsep IKN Nusantara ini forest city. Kawasan harus hijau, lingkungan harus hijau, gedung juga harus hijau atau green building,” ujarnya.

Jokowi mengatakan bahwa penghijauan dimulai sejak musim hujan tiba. Di area Sumbu Kebangsaan, tanaman yang ditanam adalah yang berkaitan dengan estetika, seperti tabebuya, jakaranda, dan flamboyan.

“Kalau di lingkungan istana, tanamannya untuk estetika. Tapi di sini (KIPP), tanamannya untuk tropical rain forest,” jelasnya.

Jokowi berharap penghijauan di pusat pemerintahan itu bisa selesai secepatnya. Setelah itu, kegiatan serupa akan dilanjutkan di kawasan luar IKN. Dia menyebutkan bahwa produksi bibit di Persemaian Mentawir mencapai 15 juta per tahun.

“Kalau sudah selesai, kita melebar ke luar IKN Nusantara. Bibitnya banyak, 15 juta per tahun,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Jokowi didampingi oleh sejumlah pejabat, antara lain Mensesneg Pratikno, Menlhk Siti Nurbaya, Menagtra Hadi Tjahjanto, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit, Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono, dan Kurator Pembangunan, Ridwan Kamil. (Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved