Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Kehadiran IKN Beri Pengaruh Terhadap Jumlah Kunjungan Wisata ke Kaltim

Terbit: 9 Februari 2024

kehadiran ikn
IKN jadi salah satu faktor kunjungan wisata ke Kaltim meningkat pada 2023 lalu. (Dok Kementerian PUPR BPPW Kaltim)

Prolog.co.id, Samarinda – Destinasi wisata di Kaltim sangatlah beragam dan memiliki daya tarik tersendiri. Oleh sebab itu, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) juga memberi pengaruh terhadap kondisi pariwisata di Kaltim.

Dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Ririn Sari Dewi bahwa pembangunan IKN memang jadi salah satu faktor meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kaltim. Berdasarkan data dari Dispar Kaltim, 2023 lalu ada sekitar 8,36 juta kunjungan. Jauh melampaui target yang hanya 2,3 juta kunjungan.

“Faktor kunjungan wisata itu misalnya seperti banyak kegiatan yang digelar di Kaltim dan tentu saja pembangunan IKN,” ungkap Ririn.

Hal tersebut memang tak dapat dimungkiri. Apalagi, sejumlah kegiatan juga banyak diadakan di kota-kota besar di Kaltim seperti Samarinda dan Balikpapan. Apalagi, di industri pariwisata juga dikenal istilah Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

Sederhananya, MICE adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang biasanya, sebuah kelompok besar berangkat untuk tujuan tertentu. Biasanya pula, sebelumnya itu perjalanan tersebut telah direncanakan secara matang.

“Jadi dari beberapa faktor ini banyak kegiatan nasional yang gelar di Kaltim, khususnya di Samarinda, Balikpapan, maupun Penajam Paser Utara (PPU),” tambah Ririn.

Rincian kunjungan wisata di Kaltim terbanyak ada di Samarinda dengan 3,09 juta. Berikutnya ada Balikpapan dengan 2,03 juta kunjungan. Posisi ketiga diisi oleh Kutai Kartanegara (Kukar) yakni 1,48 juta kunjungan.

Selanjutnya, ada PPU dengan 752,7 ribu, Berau dengan 292,43 ribu, Bontang dengan 257,57 ribu, Kutai Timur (Kutim) 175,6 ribu kunjungan, Kutai Barat (Kubar) dengan 145,7 ribu, Paser 86,63 ribu, dan terakhir ada Mahakam Ulu (Mahulu) 3,34 ribu.

“Kalau ditotal, ada 8,36 juta kunjungan di Kaltim,” ujarnya lagi.

Oleh sebab itu, pihaknya akan terus menggenjot angka kunjungan wisata ke Kaltim. Melihat tren yang terjadi pada tahun lalu, membuat Dispar Kaltim optimistis agar tahun ini akan ada labih banyak lagi kunjungan wisata di Kaltim.

Dispar Kaltim pun terus berbenah dan menyiapkan diri agar pariwisata di Kaltim semakin maksimal. Misalnya dengan menyiapkan kebutuhan tertentu agar sektor pariwisata bisa lebih berkembang.

“Dalam menghadapi peningkatan yang semakin besar, kita harus menyiapkan berbagai kebutuhan dan penunjang dalam pengembangan di sektor pariwisata,” tutupnya. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved