Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Komisi I DPRD Kaltim Dorong Pemprov Ambil Sikap Tegas Soal Ruas Jalan Rusak Akibat Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal

Terbit: 25 Oktober 2023

jalan rusak akibat pengangkutan batu bara
Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M Udin.

Prolog.co.id, Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M Udin mendorong Pemprov Kaltim untuk bisa mengambil sikap tegas terkait adanya ruas jalan yang rusak akibat aktivitas pengangkutan batu bara yang diduga ilegal. Bahkan menurut dugaannya, batu bara itu pun berasal dari tambang ilegal pula.

Udin mengatakan, hal tersebut tak terjadi sekali dua kali. Faktanya, sudah ada aturan yang mengikat bahwa untuk kendaraan pengangkut batu bara tidak diperkenankan melintasi jalan umum. Melainkan harus melewati jalan hauling.

Pemerintah daerah sejatinya telah memliki payung hukum terkait fenomena tersebut. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012, bagi pelanggar perda tersebut, terancam pidana kurungan paling lama 6 bulan. Atau pidana denda paling banyak Rp 50 juta.

Selain beleid yang terbit pada 2012 lalu itu, aturan lainnya juga tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 43 Tahun 2013. Beleid itu mengatur setiap perusahaan pertambangan batu bara dan perusahaan perkebunan kelapa sawit wajib membangun prasarana jalan khusus.

“Kalau mereka (perusahaan) masih lewat jalan umum, ini bukti bahwa pemerintah tidak bisa bertindak tegas,” tegas Udin.

Di satu sisi, dia juga menilai bahwa mestinya Pemprov Kaltim telah melaporkan sejumlah oknum di balik tambang ilegal. Selain kesalahan oknum itu yang mengambil batu bara dari tambang ilegal, maka kesalahan berikutnya juga karena melewati jalan umum.

Jangankan tambang ilegal, tambang legal yang perusahaannya tercatat memiliki izin pun juga mesti ditindak tegas. Maka, hal seperti ini sudah seharusnya jadi perhatian bersama.

“Harusnya bisa dilaporkan, tapi laporan dan suara kita sampai saat ini seperti tidak ditindaklanjuti,” sambung politisi dari Fraksi Golkar itu.

Udin mengatakan, di ruas jalan penghubung antara Kecamatan Tenggarong ke Kecamatan Kota Bangun mengalami kondisi yang rusak berat. Selama 1 tahun terakhir ini pun cukup mengundang perhatian.

Pihaknya pun bertanya-tanya terkait penyebab dari kerusakan jalan tersebut. Pihaknya menduga, ada aktivitas truk yang mengangkut batu bara. Hingga akhirnya menjadi penyebab dari kerusakan di ruas jalan tersebut.

“Itu sudah jelas dan harusnya bisa ditindaklanjuti lewat tindakan tegas,” tutupnya. (kit/adv/dprdkaltim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved