Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

, , ,

Konsumsi untuk Agenda di Lingkungan Pemprov Kaltim Bakal Utamakan Kudapan dari Pelaku UMKM

Terbit: 5 Februari 2024

Pelaku UMKM
Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni. (Pemprov Kaltim)

Prolog.co.id, SamarindaPemprov Kaltim menaruh perhatiannya untuk memastikan ketersediaan konsumsi di tiap kegiatan pemerintah daerah bisa terpenuhi. Oleh sebab itu, menjalin kerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi opsi yang dipilih.

Sekretaris Daerah (Sekda), Sri Wahyuni mengatakan bahwa penerapan ini sudah pernah disampaikan pada awal 2024. Dia juga menegaskan, keterlibatan UMKM ini harus menjadi perhatian semua biro di lingkungan Pemprov Kaltim.

“Jadi nanti konsumsi dalam kegiatan rapat itu kita minta seluruh biro-biro di lingkungan Pemprov Kaltim bisa bekerja sama dengan Dharma Wanita, serta memasok kebutuhan konsumsi tersebut adalah UMKM kita,” jelas Sri Wahyuni belum lama ini.

Bukan tanpa alasan, Pemprov Kaltim memilih untuk memaksimalkan jalinan kerja sama dengan UMKM di Kaltim tentu untuk meningkatkan usaha yang dibuat masyarakat. Sri Wahyuni juga menyebut, pihaknya terus berupaya mendorong agar pelaku UMKM bisa mendapat sertifikal halal untuk produk yang dijual.

“Jadi UMKM ini kalau mereka belum punya sertifikasi halal, dalam waktu 6 bulan ke depan mereka harus sudah punya. Ini supaya konsumsi dari UMKM kita tetap berkualitas dan tentunya baik bagi kesehatan,” sambung dia.

Dia mengatakan, nantinya UMKM akan menyediakan makanan yang sesuai dengan agenda yang telah terjadwal. Kecuali jika memang ada agenda yang mendadak atau mendesak, maka pihaknya bakal mencari yang langsung siap di toko-toko tertentu.

“Kecuali ada rapat yang dadakan dan mendesak, otomatis kita akan cari yang siap di toko (makanan), tapi kalau tidak kita tetap upayakan UMKM kita dulu,” tambah Sri Wahyuni.

Saat ini, menjalin kerja sama dengan UMKM itu memang sudah berjalan. Namun pemilihan UMKM yang dipilih lebih spesifik untuk UMKM yang masih skala kecil atau baru merintis.

“Tapi kalau yang kelas besar seperti katering itu biasanya adalah rekanan kita, tetapi seperti Snack rapat itu akan kita berdayakan UMKM yang masih skalanya kecil,” ujar dia.

Adanya ide untuk bekerja sama dengan UMKM ini diharapkan Sri Wahyuni bisa meningkatkan perekonomian Benua Etam. Mengingat, peran UMKM sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian di tengah masyarakat. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved