Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Lomba Meramu Kopi Bergengsi akan Digelar di Kaltim

Terbit: 11 September 2023

Lomba Kopi

Prolog.co.id, Samarinda – Lomba meramu kopi bergengsi di Indonesia akan kembali digelar di Kalimantan Timur (Kaltim). Kompetisi bertajuk East Borneo Coffee Competition ini rencananya akan diselenggaran pada 25-28 September mendatang.

Kompetisi meracik kopi yang dimotori East Borneo Coffee Association (EBCA) ini merupakan kali kedua diselenggarakan, setelah sebebelumnya sukses digelar pada 2022 lalu.

Ajang bergengsi bagi para barista dan penikmat kopi yang akan digelar pada akhir September 2023 ini masin menjadi satu rangkaian Indonesia Coffee Competition (ICC) League 2023 di daerah. Diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (AKSI-SCAI), dengan dua kategori perlombaan yang masih sama dari tahun sebelumnya, yakni Brewers Cup Championship (BCC) dan Latte Art Championship (LAC).

Animo para peserta tahun ini pun disebut semakin lebih besar. Sebab, dari lomba meramu kopi ini dapat membawa para barista terbaik di Kaltim menuju panggung yang lebih besar. Berkompetisi ke tingkat nasional hingga mewakili Indonesia dalam kejuaraan kopi dunia.

“Tahun lalu penyelenggaran ICE League Timur terbilang sukses dari yang lain, jadi teman-teman penasaran ingin berkompetisi di Samarinda. Jadi ICC League di Samarinda rasa nasional,” kata Cahyo belum lama ini.

Dalam kompetisi tahun ini akan ada perubahan sistem penyelenggaraan dari tahun sebelumnya. Jika 2022 lalu, Lisa Ery juara Brewers Cup, dan Tio Saputra juara Latte Art, harus berkompetisi di level regional di Yogyakarta sebelum bisa tampil di nasional, namum tahun ini para pemenang EBCC 2023 dapat langsung beradu di tingkat nasional.

“Tahun ini juara 1 dan 2 langsung menuju nasional, tidak ada ICC Regional,” tambahnya.

Tak hanya itu, dari segi aturan dan regulasi kompetisi tahun ini juga mengacu pada kejuaraan tingkat dunia.

“Ada sedikit perubahan, mengikuti standar WCE namun penyederhanaan di setup konfigurasinya. Tanpa compulsory di Brewers Cup misalnya,” kata Cahyo lagi.

Untuk kuota peserta EBCC 2023 yang digelar pada 25-28 September nanti akan diisi dengan 32 orang per kategori. Adapun pendaftarannya sudah dibuka sejak kemarin, 28 Agustus, hingga 17 September mendatang. Syaratnya, peserta harus menjadi anggota AKSI-SCAI.

“Biaya pendaftarannya Rp1.750.000, itu sudah termasuk pendaftaran member baru atau perpanjangan member SCAI,” imbuh pemilik kedai kopi Gudang Kena ini.

Terakhir, Cahyo mengajak masyarakat umum, khususnya pegiat kopi di Kalimantan Timur, untuk turut membantu menyukseskan penyelenggaraan EBCC 2023 ini.

“Siapa pun itu dan dari mana pun kalian, silahkan support pendanaan kami. Untuk informasi lebih lanjut tentang EBCC 2023, kamu bisa mengikuti akun sosial media EBCA di Instagram @ebca.official,” tutupnya. (Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved