Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Menginspirasi dan Merdeka Belajar, HGN di Kutim Dimeriahkan Penyerahan Penghargaan dan Keberhasilan

Terbit: 1 Desember 2023

Menginspirasi dan Merdeka Belajar
Momen Bupati Kutim Serahkan Puluhan Penghargaan pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional. (ist)

Prolog.co.id, Sangatta – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2023 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencapai puncaknya dengan upacara di Halaman Kantor Bupati pada Kamis (30/11/2023). Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, selaku inspektur upacara, memimpin acara yang dihadiri oleh ratusan guru dari berbagai sekolah di Sangatta, serta tokoh-tokoh penting termasuk Wabup Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, unsur Forkopimda, dan pejabat Pemkab lainnya.

Meskipun HGN seharusnya diperingati setiap 25 November, acara ini ditunda beberapa hari karena beberapa alasan tertentu.

Dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan oleh Bupati Kutim, disampaikan apresiasi terhadap peran guru dalam mewujudkan visi Merdeka Belajar.

Menteri Nadiem juga menyampaikan perasaan sedih karena ini mungkin menjadi tahun terakhirnya merayakan HGN sebagai Mendikbudristek. Meskipun demikian, ia yakin bahwa para guru sebagai “nahkoda” tidak akan membalikkan arah dari kapal Merdeka Belajar.

Dalam empat tahun terakhir, Merdeka Belajar telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan. Ujian Nasional dihapuskan, guru diberi kepercayaan untuk menilai hasil belajar muridnya, dan Asesmen Nasional diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.

Pada tahun berikutnya, diluncurkan Kurikulum Merdeka, yang memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan perubahan. Kurikulum ini tidak hanya meringankan beban murid, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitas dan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan.

Nadiem juga menyebut bahwa platform Merdeka Mengajar telah memperluas ruang untuk belajar dan berbagi di antara guru. Jutaan guru di seluruh Indonesia sekarang terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain melalui Kurikulum Merdeka.

Selanjutnya, Pendidikan Guru Penggerak dihadirkan sebagai terobosan besar untuk mendorong lahirnya generasi baru kepala sekolah dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.

Sambutan tersebut diakhiri dengan harapan bahwa peringatan Hari Guru Nasional ini bukanlah salam perpisahan, melainkan penanda kesatuan tekad untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia. Bupati mengajak semua pihak untuk merayakan hari itu dengan semangat untuk terus melanjutkan gerakan Merdeka Belajar.

Seusai upacara, Bupati menerima buku antologi puisi dari musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ia juga menyerahkan puluhan penghargaan pendidikan kepada pejabat lingkup Disdikbud Kutim, para guru, dan insan pendidikan lainnya, termasuk para peraih penghargaan nasional dan tingkat Provinsi Kaltim.

Bupati juga menyerahkan lima unit ambulans untuk Puskesmas. Acara ditutup dengan penampilan tari kreasi tunggal dan tari kolosal oleh siswa dan siswi SMPN 1 Sangatta Utara dengan tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar.” (atk/adv/diskominfokutim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved