Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Modus Salah Masuk Kamar, Paman di Bontang Coba Perkosa Istri Ponakan

Terbit: 31 Januari 2024

pemerkosaan di Bontang
Ilustrasi upaya pemerkosaan yang dilakukan seorang paman di Bontang kepada istri ponakannya. (Ist)

Prolog.co.id, Bontang – Berdalih salah masuk kamar, seorang paman di Bontang, Kalimantan Timur, berinisial AH justru coba memperkosa istri dari keponakannya sendiri. Walhasil pria berumur 33 tahun itu harus berakhir di dalam sel petugas kepolisian.

Dijelaskan Kapolres Bontang AKBP, Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto kalau kejadian itu tepatnya berlangsung pada Minggu (28/1) malam kemarin di kediaman korban, di kawasan Bontang Kuala.

“Jadi korban dan tersangka ini merupakan satu keluarga yang tinggal serumah,” ucap Hari, Rabu (31/1).

Kepada awak media, Hari menerangkan kejadian saat itu bermula dari pelaku yang baru pulang usai menenggak minuman keras.

“Menurut pengakuan tersangka, dia salah masuk kamar,” tambahnya.

Saat itu, korban yang sedang tertidur tidak menyadari kalau AH masuk ke dalam kamarnya. Selain karena sedang tertidur, kondisi kamar yang gelap karena lampu telah dimatikan, membuat gerak pelaku semakin mulus.

Sampai akhirnya, korban yang terbangun mulai mencium bau alkohol dan semakin terkejut ketika bertanya, yang menjawab bukan suara suaminya.

“Waktu kejadian suami korban sedang keluar beli rokok, menurut keterangannya,” kata Hari.

AH yang sudah mendekat saat itu langsung didorong oleh korban.

“Setelah itu (didorong korban), pelaku sempat mengancam agar kejadian itu tidak diberitahukan kepada siapapun,” kata Hari lagi.

Korban yang berhasil menghindar kala itu langsung melarikan diri, dan dengan cepat melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian setempat. Menerima laporan, polisi dengan cepat bergegas dan dengan singkat berhasil mengamankan pelaku.

Akibat perbuatannya, AH kini harus mendekam di sel tahanan polisi dengan jeratan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan.

“Ancaman kurungannya, maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (Day)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved