Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Pemuda Palaran Keluhkan Jalan Trikora yang Selalu Berlubang

Terbit: 30 Januari 2024

Jalan Trikora Palaran
Jalan Trikora di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Samarinda.

Prolog.co.id, Samarinda – Jalan berlubang di jalur utama Kecamatan Palaran rupanya masih menjadi permasalahan klasik yang tak kunjung selesai. Jalan Trikora di Kelurahan Handil Bakti, menjadi satu di antara jalan utama yang selalu berlubang. Bahkan kerap tergenang ketika musim penghujan tiba.

Permasalahan klasik di Jalan Trikora ini mendapat perhatian Forum Komunikasi Pemuda Palaran (Forkom Pemeran). Mereka menuntut adanya perbaikan jalan. Sebab, membahayakan pengendara yang melintas.

“Kerusakan jalan ini sudah menjadi keresahan masyarakat Palaran karena rawan kecelakaan,” kata Ketua Forkom Pemeran, Rahmadani.

Peningkatan badan Jalan Trikora sebenarnya pernah dilakukan pada medio 2022 lalu. Hanya saja setahun kemudian, akses utama di kecamatan terluas ke dua di Samarinda itu kembali mengalami kerusakan.

Menurutnya, buruknya drainase di sepanjang Jalan Trikora, Kecamatan Palaran menjadi penyebab utama kerusakan badan jalan.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan-jalan yang rusak di Kecamatan Palaran. Termasuk meminta melakukan pengadaan lampu jalan dan segera mempercepat pembuatan drainase di lokasi langganan banjir,” tutup mahasiswa semester akhir UINSI itu.

Jalan Trikora Palaran

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Handil Bakti, Hera Hermawan menyampaikan jika upaya perbaikan jalan berstatus milik Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu sudah kerap dilakukan. Baik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun langsung bersurat ke instansi terkait di tingkat daerah.

“Dalam musrembang kami sering usulkan sebagai prioritas utama. Mungkin masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) lain yang lebih prioritas. Tapi infonya dari PUPR Kaltim akan ada pengadaan drainase untuk tahun ini,” terangnya.

Dari informasi yang diterima Hera, peningkatan saluran drainase yang akan direalisasikan tahun ini akan memiliki dimensi yang jauh lebih besar.

“Drainase lama akan dibongkar dan diganti yang lebih besar,” imbuhnya.

Menurut Hera, perbaikan drainase yang akan dilakukan tahun ini sudah tepat. Sebab, ketika musim penghujan badan jalan kerap tergenang dan membahayakan pengendara. Tak hanya itu, air yang menggenangi badan jalan juga menjadi penyebab utama terkelupasnya aspal.

“Memang masalahnya di drainase, walaupun kembali ada pengaspalan akan tetap berlubang, karena sering tergenang. Aliran air dari bukit di tepi jalan itu tidak tersalurkan dengan baik ke sungai dan melebar ke jalan,” keluhnya.

Penanganan sementara, lanjut Hera, hanya sebetas gotong royong bulanan warga. Berupaya agar saluran pembungan air tak tertutup.

“Kami bersama warga beberapa kali gotong royong. Tapi tidak bisa setiap minggu, karena warga kan lebih ke lingkungan tempat tinggalnya, sementara (Jalan Trikora) ini jalan provinsi. Tapi semoga saja pengadaan saluran drainase itu bisa segera dilakukan,” tutupnya berharap. (Day)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved