Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Perusahaan Migas Italia Temukan Cadangan Gas Raksasa di Perut Bumi Kalimantan Timur

Terbit: 3 Oktober 2023

Perusahaan italia temukan cadangan gas di Kalimantan timur
Ilustrasi (pexels.com/Rune Smenes)

Prolog.co.id – Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) terkemuka asal Italia, ENI, dikabarkan menemukan cadangan gas raksasa di Wilayah Kerja North Ganal, Kalimantan Timur. Temuan ini diprediksi akan menjadi salah satu temuan eksplorasi terbesar di dunia tahun ini.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, mengumumkan bahwa penemuan ini memiliki jumlah yang signifikan dengan perkiraan awal Gas in Place mencapai 5 triliun cubic feet (tcf). Dwi menyatakan bahwa penemuan ini akan menjadi salah satu dari tiga besar temuan eksplorasi dunia di tahun 2023, dengan perkiraan discovered resources sebesar +/- 609 juta barel minyak setara (MMBOE, recoverable). Kabar ini diketahui Dwi saat bertemu dengan Head of Regional and Far East Eni di ajang ADIPEC (1/10) di Abu Dhabi.

Penemuan ini akan menjadi aset strategis bagi Indonesia dalam mencapai target produksi migas nasional yang ambisius, yaitu produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas sebesar 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030. Dwi Soetjipto menambahkan bahwa penemuan Gas in Place sebesar 5 Tcf akan secara signifikan meningkatkan cadangan gas nasional, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mendorong investasi eksplorasi yang lebih besar di masa depan.

Dalam pernyataan tertulisnya, Dwi juga menyatakan harapannya bahwa penemuan ini akan membuka pintu bagi lebih banyak perusahaan minyak internasional (IOC) untuk berinvestasi di Indonesia, mencerminkan upaya Pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri hulu migas nasional. Terutama untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional secara berkelanjutan dan mencapai target 2030 yaitu produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).

Penemuan Giant Discovery ini diyakini dapat mendorong investasi eksplorasi yang lebih masif di masa mendatang. Mengingat potensi migas nasional masih menjanjikan karena dari 128 cekungan, masih ada 68 cekungan yang belum di bor.

“Kami berharap penemuan cadangan gas di North Ganal oleh salah satu International Oil C ompany (IOC) akan mendorong lebih banyak IOC lainnya untuk masuk ke Indonesia. Ini tentu buah dari salah satu upaya Pemerintah meningkatkan daya saing industri hulu migas nasional” kata Dwi dalam keterangan tertulis.

SKK Migas akan menjalani koordinasi yang intensif dengan ENI untuk memastikan penemuan raksasa ini dapat segera dimonetisasi dan diubah menjadi produksi gas yang akan meningkatkan pasokan gas nasional. Ini juga akan mendukung upaya hilirisasi gas yang tengah didorong oleh Pemerintah, dengan infrastruktur gas yang sudah tersedia di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, menyambut positif penemuan ini sebagai berita yang sangat menggembirakan bagi industri migas Indonesia. Ia menggambarkannya sebagai potensi besar yang akan memberikan pasokan gas yang signifikan dan merubah lanskap proyek Indonesia Deepwater Development (IDD).

“Potensinya besar, bukan potensi kecil dan itu akan menjadi sesuatu yang baru di luar proyek Indonesia Deepwater Development. Jadi sesuatu suplai pasokan gas yang cukup besar ke depannya, itu ukurannya besar,” kata Tutuka.

Tutuka Ariadji berharap agar rencana pengembangan (Plan of Development, PoD) dari Wilayah Kerja North Ganal dapat segera diselesaikan, sehingga proses produksi di blok tersebut dapat segera dipercepat. Ia menekankan pentingnya percepatan ini dengan targetkan agar produksi first gas dapat terjadi dalam dua tahun ke depan.
“Kita akan fasilitasi itu supaya itu cepat terjadi, karena ditargetkan Pak Menteri dalam dua tahun ke depan bisa first gas. Itu hamparannya besar sekali,” sebutnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved