Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Pria di Balikpapan Tewas Dibacok karena Teriak Ingin Tidur di Kamar Istri Orang Lain

Terbit: 30 Agustus 2023

Pria di Balikpapan Tewas Dibacok
Syamsuddin yang diamankan petugas kepolisian setelah menewaskan seorang pria di Balikpapan lantaran tersinggung dengan perkataan korban. (istimewa)

Prolog.co.id, Balikpapan – Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), diselimuti duka ketika insiden tragis menimpa seorang pria bernama Saharing (42), yang tewas akibat dibacok oleh pria bernama Syamsuddin (46). Kejadian memilukan ini dipicu oleh emosi pelaku setelah korban meneriakkan keinginannya untuk tidur di kamar istrinya.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Wulamarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur pada Senin (28/8/2023) dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita. Kanit Reserse Kriminal Polsek Balikpapan Timur, Ipda Hendik Winarto, mengungkapkan bahwa pertikaian ini berawal dari sebuah cekcok usai keduanya menghadiri acara hajatan dan mengonsumsi minuman keras (miras).

“Mereka berdua berada di acara hajatan, dan minum bersama di sana. Meskipun tidak saling kenal, namun ada hubungan keluarga di antara mereka,” jelas Ipda Hendik.

Korban, yang dalam keadaan mabuk, tiba-tiba meneriaki pelaku. Hal ini membuat pelaku marah karena korban mengungkapkan keinginannya untuk tidur di kamar istrinya.

“Pada saat acara hajatan itu, korban dan pelaku terlibat pertengkaran mulut. Korban tampaknya berkata, ‘Kalau begitu, saya mau tidur di kamar istrimu.’ Ini bukan berarti ada perselingkuhan, tetapi menyebabkan pertengkaran yang memanas,” terangnya.

“Pelaku tersinggung oleh perkataan tersebut. Ia ditegur oleh pemilik rumah saat itu. Pelaku kemudian kembali ke rumahnya, sementara korban masih berada di tempat kejadian,” tambahnya.

Meskipun sempat ada usaha untuk meredakan pertikaian, konflik kembali memanas ketika keduanya bertemu di jalan. Korban, yang saat itu ingin pulang, melihat pelaku yang baru saja membeli rokok dan kembali meneriakinya.

“Korban berteriak ‘woi’ dan konfrontasi kembali terjadi. Korban memukul dan pelaku membalas dengan menggunakan sebuah sajam,” ungkap Hendik.

Korban pun terjatuh ke dalam parit akibat serangan tersebut. Sementara pelaku, setelah menyadari tindakannya telah merenggut nyawa korban, langsung mendatangi rumah kepala RT untuk melaporkan perbuatannya.

“Pelaku melaporkan kepada kepala RT bahwa ia telah membunuh seseorang. Kemudian, informasi diteruskan kepada kami. Sekitar pukul 5 pagi, kami tiba di tempat kejadian dan menemukan korban tewas dengan posisi tengkurap di dalam parit,” ungkapnya.

Setelah korban dievakuasi, jasadnya dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku ditangkap di rumahnya oleh polisi dengan barang bukti sebuah badik.

“Kami menangkap pelaku di rumahnya. Dari keterangan pelaku, ia sering membawa badik ke mana-mana, bahkan saat acara hajatan pun ia membawanya,” jelas Hendik.

Atas perbuatannya, pelaku saat ini berada dalam tahanan di Mapolsek Balikpapan Timur. Ia dihadapkan pada Pasal 338 KUHP.

“Saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses pemeriksaan autopsi dan laboratorium, apakah akibat luka bacokan atau jatuh, kita masih menunggu hasilnya,” tutupnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved