Prolog.co.id, Samarinda – Tangis haru dan syukur menyelimuti GOR Segiri saat sebanyak 360 calon jemaah haji asal Samarinda resmi diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kloter 2 Embarkasi Balikpapan ini menjadi rombongan pertama yang seluruh anggotanya berasal dari Kota Tepian. Di antara mereka, tak sedikit yang telah menanti belasan tahun untuk meraih kesempatan mulia ini.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Samarinda mengungkapkan rasa bahagia sekaligus empati atas perjuangan panjang para calon tamu Allah tersebut. Sebab ratusan calon jemaah ini sudah menanti sejak 11 hingga 15 tahun lalu.
“Alhamdulillah hari ini mereka akhirnya bisa menunaikan rukun Islam kelima, dan ini momen yang sangat bersejarah dan patut kita syukuri bersama,” ujar Andi Harun, Selasa 6 Mei 2025,
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan sekadar soal ibadah saja, tapi juga ujian fisik yang berat. Apalagi, cuaca ekstrem di Arab Saudi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah asal Indonesia.
“Cuaca di sana bisa mencapai suhu sangat tinggi. Saya imbau para jemaah untuk menjaga kesehatan, banyak minum air putih, makan yang cukup, dan saling menjaga satu sama lain,” pesannya.
Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kota Samarinda juga memberikan uang saku sebesar 100 riyal kepada seluruh jemaah. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan awal jemaah saat tiba di Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Samarinda, Aji Mulyadi, menjelaskan seluruh jemaah telah mengikuti pembekalan manasik secara intensif dan dalam kondisi sehat.
“Kloter 2 ini merupakan satu-satunya kloter yang sepenuhnya berasal dari Samarinda. Sedangkan sisanya akan diberangkatkan dalam kloter 4, 15, dan 16,” paparnya.
Total jemaah haji asal Samarinda tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang. Dengan semangat dan kesiapan lahir batin, mereka membawa doa dan harapan dari keluarga serta masyarakat yang melepas dengan penuh haru.
(Mat)


