Prolog.co.id, Samarinda – Komisi III DPRD Kaltim beberapa waktu lalu telah melaksanakan Rapat Rencana Kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja komisi yang membidangi urusan infrastruktur tersebut, salah satunya yaitu dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang menyebutkan setidaknya pada OPD tersebut telah dialokasikan sebesar Rp 3 triliun yang akan digunakan pada beberapa kegiatan di 2023 ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.
Dari besaran tersebut kemudian dibagi lagi untuk beberapa bidang, ia menjelaskan seperti Bidang Cipta Karya yang mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 1 triliun, ia mengharapkan mampu dimanfaatkan dengan baik.
“Seperti informasi yang kami terima itu beberapa kegiatan termasuk sejumlah bangunan yang sempat tertunda menjadi fokus kegiatan di bidang itu,” ujarnya Senin (12/3/2023).
Beberapa kegiatan pembangunan gedung itu diantaranya seperti melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Korpri, kelanjutan pembangunan gedung Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, selain itu ada pula program rehabilitasi bangunan.
“Pokoknya ada beberapa program pembangunan gedung yang akan dikerjakan pada 2023 termasuk ada pembangunan di Rumah Sakit AWS Samarinda dan RSUD Balikpapan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya percepatan agar anggaran tersebut dapat terserap dengan maksimal, sejumlah kegiatan itu juga telah dilakukan lelang dini agar tidak terulang kembali penyerapan anggaran yang kurang maksimal seperti di tahun 2022 lalu.
“Kami telah mengusulkan agar dilakukan lelang dini, dan beberapa diantaranya telah dilakukan proses lelang sebagai upaya untuk memaksimalkan anggaran,” tandasnya.
(Jro/ADV/DPRD Kaltim)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


