Melihat Potensi Aren dan Kopi Kalimantan Timur

Terbit: 11 Mei 2023

Perkebunan Aren (Dok. Dinas Perkebunan Kaltim)
Perkebunan Aren (Dok. Dinas Perkebunan Kaltim)

Prolog.co.id, Samarinda – Langkah untuk memperluas sumbangsih perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) dari sektor perkebunan terus digenjot Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim. Aren dan Kopi menjadi komoditi yang kini dikembangkan di luar lima komoditi unggulan yang ada.

Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Disbun Kaltim, Asmirilda mengatakan memang hingga 2022 lalu hasil produksi perkebunan di Benua Etam masih didominasi oleh lima komoditi unggulan. Yakni, kelapa sawit, karet, kakao, kelapa dalam dan lada. Masing-masing menyumbang produksi sebesar 16.938.307 ton, 68.456 ton, 2.566 ton, 7.201 ton dan 5.080 ton.

“Namun seiring permintaan pasar yang mulai banyak, ada dua komoditi yang juga dimininati, yaitu komoditas aren dan kopi. Disbun juga mulai melakukan pengembangan untuk dua komoditi ini,” ujarnya.

Dari pendataan Disbun Kaltim 2022, komoditi kopi memiliki luasan lahan 1.495 hektar dengan jumlah produksi 165 ton. Sementara untuk komoditi aren memiliki lahan seluas 1.131 hektar dengan total produksi sebesar 490 ton.

“Perkebunan kopi dan aren di kaltim saat ini masih didominasi oleh daerah Kutai Kartanegara dan Kutai Barat,” terangnya.

Dalam pengembangan dua komoditi potensial tersebut, Disbun tak hanya mendorong dari segi produksi dan pengembangan lahan yang ada. Tetapi turut mendorong produk dari perkebunan aren dan kopi agar dapat menembus pasar yang lebih luas.

“Kami berupaya melakukan pengembangan terhadap dua komoditi tersebut, termasuk dalam melahirkan produk turunannya,” tukasnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved