Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Kecamatan Muara Kaman menjadi daerah percontohan program pertanian terintegrasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar).
Untuk diketahui, program Pemkab Kukar ini turut menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM). Adapun dipilihnya Kecamatan Muara Kaman menjadi percontohan kawasan pertanian terintegrasi, tak lepas dari potensi sektor pertanian yang dimiliki.
Program kawasan pertanian terintegrasi ini pun mendapat dukungan penuh dari Camat Muara Kaman, Barliang. Diharapkan program ini akan memberikan dampak positif, khususnya pada ekonomi petani setempat.
“Semoga ini membawa dampak yang signifikan terhadap seluruh masyarakat Kecamatan Muara Kaman,” harapnya.
Terkait program pengembangan kawasan pertanian yang juga menggandeng Fakultas Pertanian UGM, turut didukung Barliang. Sebab, menurutnya kerja sama ini akan membawa dampak positif terhadap pengembangan budidaya pertanian yang selama ini dilakukan. Termasuk semakin memperbesar peluang untuk menciptakan kawasan pertanian terintegrasi di Kukar.
“Semua ini harus dikerjakan bersama-sama untuk menciptakan kawasan pertanian terintegrasi di Kukar,” kata Barliang, Selasa (24/10/ 2023).
Rencana ini juga diharapkan akan membuka peluang baru bagi Kukar, yang akan menjadi bagian dari wilayah Indonesia Knowledge Net (IKN) di masa depan.
“Dengan keyakinannya bahwa sumber daya yang dimiliki oleh Kukar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan visi besar ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, selain Kecamatan Muara Kaman, beberapa kecamatan lain juga menjadi percontohan kawasan pertanian terintegrasi di Kukar di antaranya, Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, dan Marangkayu. (Day/Adv/DiskominfoKukar)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


