Menuju PON 2024: KONI Kaltim Kupas Tuntas Penanganan Cedera Olahraga

Terbit: 7 Februari 2024

menuju pon 2024
Prof. Suprayitno (kanan) saat memberikan materi penanganan cedera olahraga.

Prolog.co.id, Samarinda – Menuju PON 2024, berbagai persiapan terus dilakukan KONI Kaltim. Di antaranya pengembangan kompetensi pelatih melalui Pelatihan SDM Pelatih dan Penanganan Cedera Olahraga.

Pada hari kedua, Rabu (7/2), pelatih yang digelar di Hotel Mesra Samarinda mengupas tuntas perihal penanganan cedera olahraga. Lebih dari seratus pelatih dari berbagai cabang olahraga (cabor) mengikuti paparan Prof. Suprayitno, narasumber yang didapuk untuk mengupas topik krusial ini.

Suprayitno membedah dua substansi utama dalam materinya. Pertama, ia menyoroti penanganan cedera dengan pijat (massage) dan kedua, ia memaparkan metode kinesio tape, koyo yang membantu kinerja otot.

Di hadapan para peserta, Suprayitno tak hanya menjabarkan teori, tetapi juga mempraktikkan cara memijat yang benar. Ia menekankan bahwa area yang sering menjadi sasaran cedera atlet adalah pergelangan kaki dan lutut.

“Gunakan bahan yang tidak panas, seperti lotion. Hindari memijat di bagian yang sakit, fokuslah pada area yang terkoneksi dengan bagian yang sakit. Lakukan pijatan dengan lembut, tidak keras, dan tidak terlalu pelan,” terang Suprayitno.

Lebih lanjut, Suprayitno menuturkan bahwa idealnya atlet mendapatkan pijat seminggu sekali. Hal ini penting untuk membantu pemulihan atlet pasca latihan yang melelahkan.

“Atlet memerlukan rehabilitasi untuk meminimalkan cedera setelah latihan. Di satu sisi, pelatih ingin meningkatkan performa atlet, dan pemulihan yang cepat menjadi kunci,” paparnya.

Pada sesi kedua, Suprayitno mengupas tuntas cara menggunakan kinesio tape. Ia menjelaskan bahwa alat bantu ini dapat dipasang sebelum pertandingan ataupun saat atlet mengalami cedera.

“Tujuannya adalah membantu kerja otot yang bermasalah, sehingga atlet mampu beraktivitas dan menyelesaikan pertandingan,” jelasnya.

Suprayitno menegaskan bahwa poin terpenting dalam penanganan cedera adalah kemampuan pelatih atau ahli pijat untuk menganalisis kondisi atlet. Hal ini penting karena ada beberapa jenis cedera yang memerlukan penanganan oleh petugas medis, seperti patah tulang atau robek otot.

Penataran Pelatih KONI Kaltim ini diharapkan dapat membekali para pelatih dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dalam menangani cedera olahraga. Dengan memahami teknik pijat dan penggunaan kinesio tape yang benar, diharapkan para pelatih dapat membantu atlet mereka pulih dari cedera dengan lebih cepat dan kembali ke performa terbaik mereka. (Day)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved