245 Petugas di TPS Alami Kelelahan Saat Pemilu, Dinkes Kaltim: Sekarang Kondisinya Sudah Membaik

Terbit: 19 Februari 2024

Dinkes Kaltim
245 Petugas di TPS Alami Kelelahan Saat Pemilu, Dinkes Kaltim: Sekarang Kondisinya Sudah Membaik

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mencatat ada 245 petugas di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang jatuh sakit saat bertugas di pelaksanaan pemilu, 14 Februari 2024 silam. Rata-rata keluhan yang dirasakan petugas adalah kelelahan. Namun saat ini, seluruh petugas disebut sudah dalam kondisi yang jauh lebih baik.

Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin mengatakan bahwa tim tenaga kesehatan dari semua puskesmas yang tersebar di tiap desa dan kelurahan se-Kaltim memang diminta untuk turun bersiaga di tiap TPS. Mengingat, petugas di TPS terutama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang rentan alami kelelahan.

“Ya, tercatat 245 orang yang ditangani oleh petugas kesehatan,” ungkap Jaya saat dikonfirmasi, Senin (19/2).

Tak hanya KPPS, tim tenaga kesehatan juga menangani Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Perlindungan Masyarakat (Linmas), saksi-saksi pemilu, dan masyarakat lainnya. Berdasarkan laporan dari tim tenaga kesehatan di lapangan, kelelahan memang menjadi keluhan yang tak dapat terhindarkan.

Seperti KPPS misalnya, mereka harus bertugas dalam kurun waktu yang cukup lama. Sebab harus melakukan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Ditambah lagi, Pemilu serentak kali ini ada 5. Yakni Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi, DPRD kabupaten dan kota, serta Pemilihan Caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Hampir seminggu pasca pemungutan suara terlaksana, Jaya mengklaim bahwa saat ini 245 petugas yang ditangani tim kesehatan karena kelelahan itu sudah dalam kondisi yang jauh lebih baik. Banyak di antara mereka yang diminta untuk segera beristirahat di rumah.

“Sudah baikan semua (245 orang yang ditangani tim kesehatan). Ada juga yang maag-nya naik dan lain-lain. Jadi perlu istirahat,” tambah Jaya.

Sebelumnya, Jaya menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes di tiap kabupaten dan kota dalam rangka penyiagaan tim tenaga kesehatan di semua TPS. Bahkan, ada pula diturunkan tim pengawas makanan di TPS sebagai mitigasi jika terjadi risiko keracunan makanan oleh petugas.

Selama pelaksanaan pemilu pada 14 Februari lalu juga, semua puskesmas sudah menyimpan stok suplemen dan vitamin gratis yang bisa diberikan ke petugas KPPS di masing-masing TPS. Hal ini juga berdasar pada arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved