DPMPTSP Kaltim Temui Pihak Australia, Bahas Kesiapan Investasi Pembibitan Ternak

Terbit: 22 Februari 2024

DPMPTSP Kaltim
Ilustrasi peternakan sapi di Kaltim. (Dok DPKH Kaltim)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim belum lama ini bertemu dengan pihak Australia. Pertemuan itu membahas peluang kerja sama antara kedua belah pihak, yang di mana Negeri Kangaru itu sempat menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Kaltim dan fokus pada bidang peternakan. Terutama breeding atau pembibitan ternak.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto menjelaskan bahwa pertemuan pihaknya dengan Australia tempo hari masih cenderung untuk mematangkan peluang kerja sama. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPTPH) Kaltim untuk lebih maksimal memetakan potensi peternakan yang ada.

“Setelah kami mapping, sepertinya banyak peluang. Kalau dari sisi kebutuhan kita, demand-nya besar tapi supply-nya yang belum maksimal. Nah ini yang bisa jadi potensi,” jelas Puguh, Kamis (22/2).

Menurut pemetaan yang sudah dilakukan DPMPTSP Kaltim, sebenarnya ada salah satu bagian yang cukup strategis di peternakan untuk dikembangkan. Yakni pembibitan.

Sebagai informasi, pembibitan adalah sebuah aktivitas pemeliharaan ternak dengan tujuan utama yaitu penyediaan bibit yang sesuai dengan standar. Puguh menyebut, pembibitan di Kaltim masih minim.

“Pembibitan ini paling penting. Kalau penggemukannya sudah banyak, tapi pembibitan ini yang masih minim. Harapan kami, ini bisa maksimal lagi tahun ini,” sambungnya.

Sebenarnya, terkait pemetaan untuk pembibitan ternak ini diakui Puguh sudah ada calon investor asal Australia yang siap bekerja sama. Namun sebelum itu, dia ingin memastikan bahwa Pemprov Kaltim memang siap.

“Setelah kita mapping sudah ada calon investor Austealia yang sudah siap kerja sama. Belum ada request dari mereka (pertemuan dengan pihak Australia yang lalu), kalau kita sudah siap baru akan kita sandingkan,” tambah Puguh.

Diketahui, untuk lokasi dalam hal pengembangan sektor peternakan di Kaltim, Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai paling ideal. Namun, mengenai lokus ini akan ditelusuri lebih lanjut.

Sektor peternakan juga perlu untuk dipersiapkan lebih cepat. Mengingat, lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dipindah ke Kaltim dan hadirnya pengembangan peternakan yang lebih masif akan membantu suplai kebutuhan di IKN kelak.

“Potensi IKN ini akan dilihat dari segi peningkatan kebutuhannya. Menurut saya, ini sangat memungkinkan dan bisa dikerjasamakan dengan sektor-sektor lain seperti perkebunan hingga perikanan,” tandasnya. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved