Prolog.co.id, Samarinda – Sama seperti pelaksanaan Beasiswa Kaltim pada tahun-tahun sebelumnya, 2024 ini Pemprov Kaltim melalui Badan Pengelola Beasiswa Kaltim (BP-BKT) kembali membuka pendaftaran beasiswa kerja sama dengan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) di Jakarta.
Disampaikan oleh Kepala BP-BKT, Iman Hidayat bahwa program studi (prodi) yang dibuka untuk beasiswa kerja sama dengan Unsurya ini adalah Diploma 3 (D3) Aeronautika dan AMTO. Mengutip dari situs web resmi Unsurya, Prodi D3 Aeronautika dan AMTO berada di bawah naungan Fakultas Teknologi Kedirgantaraan.
“Pendaftarannya dilakukan secara daring dan masih dibuka sampai 29 Juni 2024,” jelas Iman saat dikonfirmasi, Jumat (23/2).
Sebagai informasi, beasiswa kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Unsurya ini sudah berjalan sejak 2023 silam. Tahun ini, Pemprov Kaltim kembali berkomitmen untuk melanjutkan beasiswa tersebut.
Iman mengatakan, bagi siswa-siswi asal Kaltim yang berasal dari SMA jurusan IPA dan SMK jurusan teknik, dipersilakan untuk mengakses situs web https://registrasi.unsurya.ac.id/kaltim jika ingin mendaftar. Setelah pendaftaran ditutup, calon mahasiswa Unsurya akan mengikuti seleksi pada 8-10 Juli 2024.
“Nanti pengumuman seleksinya di 16 Juli 2024. Dilanjutkan dengan pengumuman kelengkapan persyaratan mulai 22 Juli-16 Agustus 2024,” sambung Iman.
Selanjutnya, pendaftar yang dinyatakan diterima di Unsurya akan masuk ke asrama terlebih dahulu pada 22 Agustus 2024. Sedangkan masa perkuliahan akan resmi dimulai pada 2 September 2024.
Iman mengatakan, calon pendaftar harus memerhatikan beberapa hal. Salah satunya persyaratan umum yang harus dipenuhi. Selain calon mahasiswa harus berasal dari lulusan SMA IPA dan SMK Teknik, yang bersangkutan juga wajib membuktikan sebagai warga Kaltim.
“Jadi harus warga Kaltim, kemudian sertakan fotokopi KTP dan KK. Untuk usia, 17 atau 18 tahun tapi minimal 16 tahun per 1 Maret 2024,” ujarnya lagi.
Kemudian, calon pendaftar juga harus menyertakan salinan ijazah, surat hasil ujian sekolah, atau rapor yang sudah dilegalisir. Termasuk menyertakan surat keterangan tidak buta warna dan surat keterangan bebas narkoba.
“Tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan. Calon mahasiswa juga harus berbadan sehat, penglihatan normal, dan tidak berkacamata tebal,” tutupnya. (Gia)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


