Dinkes Kaltim Gandeng Perusahaan untuk Perangi Tuberkulosis

Terbit: 8 Maret 2024

Dinkes Kaltim
pasien TB yang dirawat di Rumah Sakit (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) terus berkomitmen dalam penanganan tuberkulosis (TB) dengan terus melibatkan semua unsur diantaranya adalah perusahaan dalam upaya pengendalian penyakit ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dinkes Provinsi Kaltim, sejak Januari 2024 ada sekitar 811 ditemukan kasus TB di Kaltim.

Dalam menghadapi tantangan ini, Kepala Dinkes Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya dengan menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan daerah dan swasta untuk memperkuat penanganan terhadap pengidap TB di Kaltim.

“Seperi kami bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim-Kaltara (bankaltimtara) telah mengalokasikan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pasien dan pengidap TBC,” kata Jaya, Jumat (8/3/2024).

Menurutnya dalam penanganan TB memerlukan perawatan jangka panjang serta diimbangi dengan pemberian nutrisi tambahan untuk meningkatkan kekebalan tubuh setiap pasien.

“Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat melibatkan seluruh CSR yang beroperasi di Kaltim, mengingat kurang gizinya menjadi salah satu penyebab utama penurunan kekebalan tubuh,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya menjalin dan berkolaborasi dengan perusahaan di sektor pertambangan.

“Upaya ini kita lakukan karena tanpa kita menyadari bahwa kesehatan karyawan memiliki dampak langsung pada produktivitas perusahaan,” jelasnya.

Maka dari itu, Jaya menegaskan akan terus mengembangkan program ini dengan melibatkan lebih banyak perusahaan untuk menyediakan intervensi dan pengobatan gratis.

“selain bekerjasama dengan perusahaan kita juga jalin kerjasama dengan yayasan seperti Yayasan Penabulu, Yayasan Mahakam, dan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) dalam upaya mengatasi TB,” terangnya.

Jaya menuturkan, bahwa TB menjadi indikator penting dalam pembangunan daerah yang harus ditanggulangi secara bersama-sama mengingat tingkat kasusnya yang terus meningkat setiap tahun. (Mat)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved