Prolog.co.id, Samarinda – Hingga saat ini Pemerintah Pusat sudah mulai membangun setidaknya 50 tower telekomunikasi di beberapa titik di kawasan seputaran IKN.
Pembangunan tersebut tentunya harus di sambut dengan naik, apalagi daerah Kaltim masih banyak kawasan yang belum memiliki akses jaringan.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal menjelaskan,
bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim membawa dampak positif, bukan hanya peningkatan infrastruktur tetapi juga dalam peningkatan akses telekomunikasi.
“Ini terbukti dengan adanya tower telekomunikasi yang di Kaltim semakin mudah dan masyarakat tidak perlu khawatir lagi,” kata Faisal pada Rabu (17/4).
Dia menyebutkan, pada tahun lalu kawasan blank spot atau tidak memiliki akses jaringan sekitar 30 persen.
“Makanya kita terus mengkomunikasikan perihal tersebut sehingga Pemerintah Pusat bisa mengalokasikan anggaran atau membangunkannya di Kaltim,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya mengakui adanya pembangunan IKN di Kaltim, akses sinyal di beberapa kawasan yang sebelumnya masuk dalam blank spot sudah meningkat secara signifikan.
“Seperti jalur IKN yang ada di Penajam Paser Utara (PPU), lalu Kabupaten Paser, kemudian, Kutai Kartanegara (Kukar), telah tercover dengan baik, dan pembangunan ini sebenarnya telah dikerjakan oleh Pemerintah Pusat sejak 2 tahun lalu,” ungkapnya.
Maka dari itu, dengan adanya pembangunan 50 tower di kawasan seputaran IKM, pihaknya harus fokus membantu mengatasi blank spot di beberapa daerah.
“Seperti Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Berau, dan Mahulu, disana masih ada kawasan blank spot, makanya kita tetap upayakan lanjutan untuk memperbaiki akses telekomunikasi disana,” tandasnya. (Mat)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


