Prolog.co.id, Samarinda – Setelah terjadinya erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara pada tanggal 16 April 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur pastikan bahwa wilayah Kaltim telah aman dari penyebaran abu atau debu vulkanik.
Kepala Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto, mengutarakan menurut pemantauan tim di lapangan, sebagian wilayah Kaltim sempat terdampak penyebaran abu di Kaltim pada tanggal 18-19 April lalu.
“Beberapa waktu lalu kita telah fokus melakukan pengamatan terhadap sebaran debu vulkanik dari Gunung Ruang,” ungkap Kukuh pada hari Selasa (23/4).
Dia memaparkan, untuk mengetahui adanya penyebaran debu tersebut pihaknya melakukan pemantauan dengan memastikan kualitas udara.
“Walaupun adanya isu penyebaran SO2 sempat beredar, tetapi kita hanya bisa melakukan pengamatan sebaran debu,” sebutnya.
Sementara menurutnya, dalam hasil pengamatan beberapa waktu lalu wilayah Kaltim yang terdampak hanya terjadi di Kabupaten Berau.
Kukuh menegaskan, saat ini penyebaran debu vulkanik Gunung Ruang di Kaltim sudah aman. Walaupun begitu ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kualitas udara yang buruk jika penyebaran debu mencapai wilayah Kaltim.
“Dengan demikian, kita pastikan bahwa kondisi udara di Kaltim telah kembali normal setelah adanya erupsi Gunung Ruang, sehingga masyarakat dapat melanjutkan aktivitas mereka dengan tenang,” tandas Kukuh. (Mat)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


