Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Pemuda di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Bayu, berhasil menciptakan alat pengipil jagung canggih. Alat ini mampu memisahkan biji jagung dari tongkolnya dengan sempurna dan efisien, tanpa merusak biji jagung.
Bayu terinspirasi dari alat pengipil jagung bantuan pemerintah yang tidak efisien. Alat tersebut menghasilkan biji jagung yang hancur dan membutuhkan waktu lama untuk dibersihkan. Bayu kemudian bertekad untuk membuat alat yang lebih baik.
“Awalnya iseng, karena orang tua saya salah satu petani jagung dan saya lihat alat pengipil jagung bantuan pemerintah tidak efisien, jadi saya ingin membuat alat yang lebih baik,” ucap Bayu, Rabu, 24 April 2024.
Ia membutuhkan waktu 3 minggu untuk merancang dan membuat alat ini. Hasilnya, alat ini mampu mengipil 650 kg jagung dalam waktu 8 jam, dengan biji jagung yang bersih dan tongkol yang utuh.
“Alat ini sangat bermanfaat bagi para petani jagung. Dengan alat ini, mereka dapat menghemat waktu dan tenaga, dan mendapatkan hasil panen yang lebih maksimal,” katanya.
Dirinya berharap alat ciptaannya ini dapat membantu para petani jagung di daerahnya, dan menarik perhatian pemerintah untuk memberikan dukungan.
Kecerdasan dan ketekunan Bayu patut diacungi jempol. Alat ciptaannya ini merupakan bukti bahwa inovasi dapat lahir dari mana saja, bahkan dari seorang pemuda di desa terpencil. (Am/Adv/DiskominfoKukar)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


