Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menerapkan beberapa strategi baru untuk memaksimalkan pengelolaan parkir di wilayah Kukar.
Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki langkah-langkah dan rencana yang matang untuk meningkatkan pengelolaan parkir.
Strategi pertama yang akan diterapkan adalah sistem target, di mana setiap lokasi parkir yang berpotensi akan dilakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan potensi pendapatannya.
“Sistem target ini sudah kami coba terapkan, namun masih belum maksimal,” ujar Junaidi pada Selasa, 16 April 2024.
Strategi kedua adalah parkir berlangganan. Cara ini diklaim berpotensi meraup PAD hingga Rp16 miliar per tahun.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bapenda Kukar dan Bapenda Provinsi untuk menerapkan parkir berlangganan,” katanya.
Kendati demikian, lanjut Junaidi, strategi ini masih memiliki kendala dalam pengawasan.
Adapun, untuk strategi ketiga dengan penggunaan palang parkir. Cara ini sudah diterapkan, namun masih ada beberapa kekurangan seperti kerusakan pada palang parkir.
Dishub Kukar akan terus memberdayakan anggotanya untuk memaksimalkan penggunaan palang parkir tersebut.
“Kami berharap dengan berbagai strategi ini, dapat membantu masyarakat dan pemerintah daerah,” tuturnya.
Junaidi juga menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mencari solusi terbaik dalam mengelola lahan parkir dan akan berpartisipasi dengan para juru parkir (Jurkir) di Kukar.
“Kami tidak akan meninggalkan kawan-kawan Jurkir karena selama ini mereka banyak membantu pengelolaan parkir di Kukar,” imbuhnya.
Dengan penerapan strategi baru ini, diharapkan pengelolaan parkir di Kukar dapat lebih optimal dan efisien, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Selain itu, diharapkan juga juru parkir (Jurkir) di Kukar dapat terus mendapatkan penghasilan yang layak. (Am/Adv/DiskominfoKukar)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


