Prolog.co.id, Samarinda – Borneo FC Samarinda harus menelan pil pahit di pertandingan leg pertama Championsip Series melawan Madura United, Rabu (15/5) malam.
Pada laga yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bangkalan tersebut Skuad Pesut Etam “Julukan Borneo FC Samarinda kalah tipis dari tim tuan rumah dengan skor 0-1.
Gol tunggal Laskar Sape Kerrab tersebut tercipta di titik putih, Hugo Gomes Dos Santos Silva behasil mengeksekusi dengan matang penalti yang didapatkan pada menit ke 77.
Atas hasil yang didapat tersebut Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra mengatakan bahwa memang pertandingan malam tersebut terdapat dua babak.
Pada babak pertama, pelatih berdarah Belanda tersebut mengakui bahwa Madura United sangatlah kuat. Hingga timnya tidak memiliki banyak celah.
“Madura sangat kuat. Kami sampai tak mempunyai celah. Hingga di jeda babak, kami harus membuat perubahan,” ungkapnya setelah selesai pertandingan.
Namun pada babak kedua, dengan perubahan yang dilakukan skuadnya, menurut Coach Pieter Karibnya disapa pihaknya dapat mengontrol sepenuhnya permainan.
Hanya saja dirinya menyanyangkan adanya penalti yang terjadi di menit ke 77 itu, yang menjadi peluang madura membuat gol ke gawang Borneo FC yang dijaga Angga Saputro.
“Sangat disayangkan adanya penalti itu, itu tak terlalu dibutuhkan. Dan saya rasa itu satu-satunya peluang yang dimiliki Madura di babak kedua,” pungkasnya. (Don)


