Tingkatkan Pendidikan Tanpa Merubah Kurikulum, Sani : Perkuat Pendidikan Berkarakter

Terbit: 13 Juni 2024

pendidikan berkarakter
Sani Bin Husain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda. (Nng/prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Sani Bin Husain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyoroti pentingnya memperkuat pendidikan berkarakter di setiap lembaga pendidikan, tanpa perlu merombak kurikulum yang telah berlaku.

Sani percaya bahwa pendidikan harus mengintegrasikan nilai-nilai Iman dan Takwa (Imtaq), kecanggihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), serta kekayaan Sosial dan Budaya (Sosbud) untuk mencetak generasi yang beretika tinggi.

“Integrasi Imtaq dengan Sosbud akan membina sikap, Iptek bersama Sosbud akan mengasah keterampilan, dan Imtaq bersanding dengan Iptek akan menumbuhkan pengetahuan. Kombinasi ketiga elemen ini lah yang akan membentuk karakter yang tangguh,” papar Sani.

Menurut Sani, seringnya perubahan kurikulum sebenarnya menjadi penghalang dalam perkembangan pendidikan.

Anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyarankan agar pemerintah lebih memprioritaskan penguatan pendidikan karakter yang sudah ada daripada terus-menerus mengubah kurikulum setiap kali terjadi pergantian pimpinan.

“Perubahan kurikulum yang terjadi terlalu sering membuat guru terbebani dengan tugas administratif yang berlebihan, yang pada akhirnya mengurangi efektivitas mereka dalam mengajar,” tutupnya. (Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved