Buruh Kutim Gelar Demo Desak Perubahan UU Cipta Kerja, DPRD Kutim: Aspirasi dari Serikat Buruh Ini Harus Diakomodir dan Diperjuangkan

Terbit: 1 Mei 2024

buruh
Sayid Anjas, Anggota DPRD Kutai Timur.

Prolog.co.id, Sangatta – Dalam memperingati Hari Buruh Internasional, serikat buruh di Kutai Timur (Kutim) menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Aksi yang diprakarsai oleh SBSI-1992, SPSI, dan KSPI F-SPKEP ini dihadiri oleh Gerakan Buruh Bersatu Kutai Timur (GEBRAK) dan berlangsung di Ruang Hearing, Kantor DPRD Kutim, pada tanggal 1 Mei 2024.

Salah satu perwakilan dari Komisi B DPRD Kutim, Sayid Anjas, menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh para buruh. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di tingkat DPR RI.

“Aspirasi dari serikat buruh ini harus diakomodir dan diperjuangkan. Karena UU Cipta Kerja merupakan produk DPR RI, maka kami akan menyuarakan perubahan pada pasal-pasal yang dianggap rumit ke tingkat pusat,” ujar Sayid Anjas.

Meskipun DPR RI belum memutuskan untuk membentuk tim khusus untuk membahas UU Cipta Kerja, Sayid Anjas menjelaskan bahwa pihaknya akan merekomendasikan pembentukan tim tersebut jika permasalahan yang disampaikan oleh serikat buruh terbukti serius setelah mendapatkan data yang lebih lengkap.

“Jika hasil tinjauan menunjukkan adanya keseriusan masalah, DPR RI akan merekomendasikan pembentukan pansus atas persetujuan anggota DPR RI,” jelas Sayid Anjas.

Selain itu, Sayid Anjas juga menegaskan perlunya tinjauan langsung untuk memastikan kebenaran informasi terkait perusahaan-perusahaan yang diduga tidak memberikan hak-hak pekerja sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

“Kita akan melakukan tinjauan langsung untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh serikat buruh sebelum mengambil langkah selanjutnya,” pungkas Sayid Anjas. (Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved