Gagal Juara Ketiga Kalinya di Piala Presiden, Pelatih Borneo FC Pieter Huistra Angkat Bicara

Terbit: 5 Agustus 2024

Borneo FC
Borneo FC Samarinda kala berhadapan dengan Arema FC pada babak final Piala Presiden 2024. (Borneo FC)

Pada laga yang berakhir imbang 1-1 itu, Skuad Pesut Etam harus menelan kekalahan atas Singo Edan lewat drama adu penalti, di Stadion Manahan Solo, Minggu malam, 4 Agustus 2024.

Menjadi runner up, berarti hampir daja meraih juara. Namun sayabgnya, pada babak adu penalti bukanlah hasil yang bagus bagi Skuad Pesut Etam pada partai final kali ini.

“Kami hampir meraihnya, tapi penalti selalu menjadi hal berlebihan ketika kamu kalah dan bagus jika kamu memenangkannya,” ujarnya saat sesi konferensi pers usai laga.

Bagi Coach Pieter, pertandingan ini anak asuhnya bukan menampilkan permainan yang bagus pada babak final. Di mana seharusnya, mereka bisa tampil baik lagi.

Meski demikian, pelatih berkebangsaan Belanda itu, menegaskan pihaknya telah berjuang terbukti berhasilnya sempat menyamankan kedudukan, walau gagal di drama penalti.

Terlebih juga, mereka bermain dengan 10 pemain lantaran Stefano Lilipaly digancar kartu merah. Mengenai keputusan wasit ini, Pieter Huistra juga mempertanyakan tentang keputusan itu.

Lantaran sebelum pada waktu adanya keputusan yang diambil oleh pengadil lapangan itu, video yang ditayangkan wasit VAR tidaklah menayangkan secara menyeluruh.

“Jika kamu ingin memberikan kartu merah untuk Stefano Lilipaly, oke itu tak masalah. Tapi tolong tunjukkan keseluruhan gambar. Karena setelah itu, saat ia menendangnya, tetapi tak ditunjukkan kepada wasit. Jika kamu melakukan hal seperti itu, maka kamu harus mencari banyak hal di sepakbola. Dan itu yang terjadi hari ini. Jadi sangat penting jika semua orang menyadarinya bahwa VAR saja tidak cukup. Mereka harus menunjukkan video yang bener kepada wasit agar bisa membuat keputusan yang benar,” tegasnya.

Di satu sisi, ia mengaku juga sangat merasa bangga dengan tim ini, meski pada sesi pramusim mereka dapat bekerja dengan dan menampilkan permainan yang indah dan tak terkalahkan.

Dengan ini dirinya pun, merasa bahwa pihaknya mendapatkan banyak kepercayaam diri untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2024/2025 mendatang.

“Kami siap untuk bermain di liga dan kami akan memainkan laga perdana pada 12 Agustus dan saya percaya diri dengan tim yang kami miliki. Ini akan menjadi musim yang bagus,” imbuhnya.

Diketahui, partai final kali ini merupakan final ketiganya Borneo FC Samarinda pada Piala Presiden 2024. Namun hasil malam hari ini, juga masih sama dengan raihan sebelumnya, hanya membawa pulang runner up. (Don)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved