Komisi IV DPRD Kota Samarinda Usulkan Pembangunan Sekolah Aman Bencana

Terbit: 20 Juli 2024

sekolah aman bencana
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. (Nng/Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, mengusulkan pembangunan sekolah yang aman dari bencana sebagai solusi jangka panjang untuk melindungi siswa dan tenaga pendidik di Kota Samarinda.

“Banyak sekolah di Samarinda yang rawan bencana, terutama banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, perlu adanya langkah konkret untuk memastikan keselamatan mereka,” ungkap Sani.

Sani menekankan pentingnya kajian mendalam dan koordinasi lintas lembaga dalam mewujudkan sekolah aman bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu bekerja sama untuk mengidentifikasi sekolah-sekolah yang berisiko dan merancang solusi yang tepat.

” Pembangunan sekolah aman bencana memerlukan pendekatan yang komprehensif, mulai dari pendataan, perencanaan, hingga pelaksanaan. Jadi data sekolah yang rawan bencana bisa akurat dan lengkap,” tegasnya.

Menurutnya untuk mewujudkan pembangunan sekolah aman bencana memerlukan tiga langkah utama. Yakni, pendataan sekolah rawan bencana, tindakan mitigasi, dan dukungan regulasi melalui peraturan daerah (perda).

Untuk mewujudkan usulan ini, Sani akan mengajukan pembuatan regulasi terkait sekolah aman bencana ke DPRD. Selanjutnya, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) akan melakukan kajian mendalam untuk menyusun peraturan daerah yang mendukung pembangunan sekolah aman bencana.

“Tindakan nyata diperlukan, tidak hanya niat. Kami akan mengusulkannya di komisi, kemudian Bapemperda akan melakukan kajian akademis,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap Sekolah Aman Bencana dapat menyediakan fasilitas pendidikan yang aman bagi siswa dan tenaga pendidik, sesuai dengan standar keamanan bencana yang ketat.

“Kami berharap usulan ini dapat segera direalisasikan sehingga seluruh siswa dan tenaga pendidik dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman,” tutup Sani.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved