Prolog.co.id, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, baru-baru ini mengumumkan rencana kenaikan gaji untuk perangkat desa. Langkah ini diharapkan dapat mendorong para pemimpin desa untuk meningkatkan efektivitas dalam melayani masyarakat.
Menanggapi wacana tersebut, dr. Novel Tyty Paembonan, anggota DPRD Kutim, menyatakan dukungannya. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa sangat bergantung pada kinerja perangkat desa yang memadai.
“Keberlangsungan pemerintahan sangat dipengaruhi oleh perangkat desa. Kenaikan gaji harus mempertimbangkan beban kerja yang mereka hadapi,” kata dr. Novel.
Dr. Novel menjelaskan bahwa penentuan kenaikan gaji harus sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku. Politisi dari Partai Gerindra ini menilai kenaikan insentif adalah langkah positif yang sesuai dengan beban kerja yang diemban oleh pegawai desa.
“Jika dilihat dari regulasi dan aturan, gaji baru sebesar Rp4,2 juta sudah sesuai dengan beban kerja. Kami setuju dengan kebijakan ini,” jelasnya.
Namun, dr. Novel juga berharap bahwa kenaikan insentif ini akan memotivasi pegawai perangkat desa untuk meningkatkan kinerja mereka.
“Yang penting adalah pelaksanaan pekerjaan yang baik. Kami tidak ingin ada laporan tentang kinerja yang tidak memadai dari kepala desa atau pegawai desa, karena hal tersebut dapat menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.
(Idm/Adv/DPRD Kutim)


