Potensi Agribisnis di Kutai Timur Memperkuat Kesejahteraan Masyarakat Lokal

Terbit: 2 Agustus 2024

agribisnis
Faizal Rachman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur. (Ist)

Prolog.co.id, Sangatta – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang dikenal dengan kekayaan alamnya, kini semakin menonjol berkat perkembangan sektor agribisnis yang mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal. Meskipun sektor pertambangan batubara, dengan kehadiran perusahaan besar seperti Kaltim Prima Coal (KPC), masih menjadi tulang punggung ekonomi, agribisnis kini mulai menjadi magnet baru bagi pembangunan daerah.

Sebagai salah satu kabupaten dengan wilayah pertambangan yang luas, termasuk area operasi KPC yang mencakup 84.938 hektar, Kutim juga mulai menunjukkan kemajuan signifikan dalam sektor agribisnis. Faizal Rachman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim mengungkapkan bahwa masyarakat yang terlibat dalam agribisnis telah mulai merasakan manfaat positif dari investasi mereka.

“Banyak petani yang memiliki lahan pertanian mulai melihat hasil positif dari agribisnis. Pendapatan mereka meningkat, dan ini memberikan dorongan besar bagi kesejahteraan lokal,” ujar Faizal Rachman.

Menurutnya, kesuksesan ini berkat upaya masyarakat yang secara konsisten mengelola lahan mereka. Bahkan, banyak yang tertarik untuk memperluas lahan pertanian mereka setelah merasakan hasil yang memuaskan.

“Setelah empat tahun mengelola lahan, banyak petani berencana memperluas lahan mereka hingga 10 hektar atau lebih,” tambahnya.

Faizal juga menekankan bahwa pertumbuhan agribisnis menawarkan peluang ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan dibandingkan dengan ketergantungan pada sektor pertambangan.

“Agribisnis memberikan kesempatan yang lebih merata bagi masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang yang bisa terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan agribisnis, terutama dalam memfasilitasi akses terhadap modal dan teknologi bagi petani lokal.

“Pemerintah harus terus mendorong dan memberikan dukungan agar agribisnis di Kutim bisa berkembang pesat,” tegasnya.

Selain itu, Faizal juga menekankan perlunya perhatian pada infrastruktur yang mendukung distribusi hasil agribisnis.

“Infrastruktur yang baik akan memastikan hasil pertanian dapat dijual dengan efisien dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Faizal berharap masyarakat Kutim dapat memanfaatkan potensi agribisnis untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, seiring dengan perkembangan sektor ini di masa depan.

“Kami optimis bahwa agribisnis akan menjadi pilar penting dalam membangun Kutim yang lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

(Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved