DPRD Kutim Desak Pembangunan Bandara Baru untuk Tingkatkan Ekonomi dan Transportasi

Terbit: 25 Agustus 2024

bandara
Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi. (ist)

Prolog.co.id, Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur untuk segera membangun bandar udara (bandara) baru. Desakan ini bertujuan untuk memperlancar arus transportasi penumpang dan mempercepat pengembangan ekonomi di wilayah Kutim.

Menurut Yusuf T. Silambi, salah seorang anggota DPRD Kutim, pembangunan bandara baru dianggap sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi.

“Kami dari Komisi C menyarankan agar Pemkab Kutim membangun bandara yang baru. Mengandalkan bandara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) saat ini masih menghadapi kendala perizinan yang cukup rumit,” ungkap Yusuf.

Yusuf, yang merupakan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menilai bahwa memiliki bandara yang layak dan mandiri akan membuka peluang baru bagi perkembangan ekonomi daerah.

Pihak DPRD Kutim, khususnya Komisi C yang membidangi sektor pembangunan, menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung dan memperjuangkan agar rencana pembangunan bandara ini dapat segera terwujud.

Yusuf menambahkan bahwa keberadaan bandara baru akan memberikan dampak besar, tidak hanya dalam hal efisiensi transportasi tetapi juga dalam memicu pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Pembangunan bandara baru akan lebih efisien dan tidak akan terhambat oleh regulasi yang membatasi. Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah untuk segera mencari lokasi strategis untuk proyek ini,” jelasnya.

Sementara itu, meskipun terdapat regulasi yang menghambat penggunaan bandara di kawasan Tanjung Bara oleh masyarakat umum, Yusuf mengakui kontribusi besar yang telah diberikan oleh PT KPC.

“Meskipun ada batasan regulasi, PT KPC telah banyak membantu masyarakat Kutim dan berperan penting dalam pembangunan daerah ini. Perusahaan tambang batubara ini sangat aktif dalam mendukung berbagai inisiatif pembangunan,” ujar Yusuf.

Pembangunan bandara baru di Kutim diyakini akan memberikan lompatan besar bagi perekonomian daerah, mempercepat mobilitas barang dan orang, serta menarik lebih banyak investasi.

Dengan adanya bandara yang lebih baik, diharapkan Kutai Timur dapat lebih terhubung dengan pusat-pusat ekonomi lain dan memaksimalkan potensi yang ada di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan dapat menanggapi desakan DPRD ini dengan serius dan segera mengambil langkah konkret untuk mewujudkan pembangunan bandara baru.

(Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved