Dewan Kutai Timur Fokus pada Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan sebagai Prioritas Utama

Terbit: 27 Agustus 2024

Alat Kelengkapan Dewan
Ketua sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur, Jimmy. (ist)

Prolog.co.id, Sangatta – Ketua sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmy, mengumumkan bahwa prioritas utama Dewan saat ini adalah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurut Jimmy, langkah ini merupakan tahap awal yang krusial sebelum melanjutkan ke pembentukan fraksi-fraksi di DPRD.

“Sesuai dengan peraturan menteri, langkah pertama yang harus diambil adalah pembentukan AKD. Setelah itu, baru kita bisa fokus pada pembentukan fraksi-fraksi,” ujar Jimmy.

Jimmy menjelaskan bahwa proses pembentukan AKD akan melibatkan konsultasi mendalam dengan semua fraksi di DPRD Kutim. Ini penting mengingat adanya perbedaan antara fraksi utuh dan fraksi gabungan.

“Kami akan melakukan konsultasi yang intensif dengan setiap fraksi, mengingat keberagaman struktur dan kepentingan mereka. Proses ini memerlukan waktu dan pembahasan yang teliti,” tambahnya.

Setelah AKD terbentuk, DPRD Kutim berencana untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memastikan bahwa semua peraturan terbaru dapat diimplementasikan dengan benar. Jimmy menekankan bahwa proses ini akan memakan waktu, terutama karena harus mendapatkan kesepakatan dari seluruh anggota Dewan.

“Proses ini sangat bergantung pada kesepakatan bersama seluruh anggota DPRD. Kami akan memastikan semua tahapan diikuti dengan cermat untuk mencapai hasil yang optimal,” ungkapnya.

Selain fokus pada pembentukan AKD, Jimmy juga menyoroti pentingnya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Ia menargetkan agar pembahasan ini dapat diselesaikan sebelum akhir September.

“Kami menargetkan pembahasan APBD perubahan selesai pada akhir September dan akan berkonsultasi dengan Kemendagri terkait pengesahan, apakah akan dilakukan oleh pimpinan sementara atau tidak, sesuai dengan peraturan terbaru,” tegasnya.

Dalam pidato pelantikannya sebagai Ketua DPRD Kutim sementara, Jimmy menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Pengucapan sumpah dan janji ini adalah langkah awal yang mengikat setiap anggota Dewan untuk melaksanakan tugas dengan integritas dan dedikasi,” kata Jimmy.

Jimmy juga menegaskan bahwa posisi sebagai Ketua sementara merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Ia berkomitmen untuk memimpin proses pembentukan fraksi-fraksi, perumusan peraturan, dan penetapan tata tertib hingga pemilihan Ketua DPRD Kutim definitif.

“Kami menerima tongkat estafet ini dengan penuh tanggung jawab untuk melanjutkan pemerintahan bersama pihak eksekutif,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Jimmy mengajak seluruh anggota DPRD Kutim untuk bersinergi demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk bekerja sama dan fokus pada kemajuan Kutai Timur serta kesejahteraan masyarakat kita,” pungkasnya.

(Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved