Pembangunan RSUD Tanjung Redeb Capai 43 Persen, Bupati Sri Minta Pekerjaan Dikebut

Terbit: 13 Agustus 2024

Tanjung Redeb
Bupati Sri Juniarsih saat meninjau RSUD Tanjung Redeb baru di Jalan Sultan Agung.

Prolog.co.id, Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Adapun hingga kini, RSUD yang terletak di Jalan Sultan Agung sudah mencapai 43 persen. Proyek sendiri dimulai sejak 14 Juli 2023 ini dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2024, dengan total waktu pengerjaan selama 536 hari. Pembangunan ini dikerjakan oleh PT MAM Energindo KSO PT JA dengan nilai kontrak sebesar Rp249 miliar yang bersumber dari APBD Berau.

Selepas melakukan peninjauan, Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, meminta DPUPR terus menekan pihak kontraktor pelaksana, agar bangunan utama rumah sakit ini dapat selesai pada Desember mendatang. Sehingga program pembangunan selanjutnya, bisa berjalan sesuai rencana.

“Saya minta dikebut progresnya. Agar program berikutnya, seperti pembangunan rumah singgah dan rumah untuk dokter dengan konsep rumah sakit hijau dapat terwujud,” terangnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan RSUD Tanjung Redeb, Erwin menyebut, meskipun pekerjaan dianggap sederhana, capaian progres saat ini terbilang rendah. Selama 396 hari pengerjaan, proyek baru mencapai separuh dari target konstruksi.

“Jika dilihat dari progresnya, untuk pekerjaan yang tergolong sederhana, memang lambat dari keinginan kita,” ujar Erwin saat ditemui di lokasi proyek.

Namun, secara rinci pengerjaan pada aspek mechanical, electrical, dan plumbing (MEP) sudah mencapai sekitar 43 persen. Sementara, 57 persen progres lainnya masih dalam tahap pengerjaan struktur dan arsitektur bangunan.

“Kalau struktur terus berprogres,” katanya.

Erwin juga menegaskan bahwa progres yang ada saat ini masih sesuai dengan jadwal yang telah disusun sebelumnya. Sehingga tidak ada yang meleset dari rencana awal.

Dia juga menjelaskan, terkait progres yang sedikit lambat, ini disebabkan oleh pengiriman material seperti lift dan genset, yang sedang dalam perjalanan.

“Kalau material yang ditunggu itu sampai, pengerjaan bisa dikebut. Kami target September mendatang sudah dipasang. Kalau itu terpasang, progresnya akan semakin besar,” pungkasnya.

(Dr/Adv/Pemkab Berau)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved