Prolog.co.id, Samarinda – Dalam upaya meraih predikat baik untuk akreditasi perpustakaan sekolah, SDN 013 Penajam Paser Utara (PPU) melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur, Jumat 25 Oktober 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan melakukan studi tiru terkait pengelolaan perpustakaan.
Rombongan yang terdiri dari 23 peserta ini diterima langsung oleh Plt. Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama DPK Kaltim, Patimah Irny, beserta jajaran pustakawan di Lantai 2 Balai Pustaka DPK Kaltim.
Kepala Sekolah SDN 013 PPU, Rusmilawati, berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman lebih dalam pengelolaan perpustakaan yang kreatif serta adanya dukungan berupa bantuan buku cerita untuk meningkatkan minat baca siswa.
“Kami ingin dibekali cara mengelola perpustakaan agar anak-anak tertarik berkunjung. Selain itu, kami juga berharap ada bantuan buku untuk memperkaya koleksi bacaan anak-anak,” jelas Rusmilawati.
Plt. Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama DPK Kaltim, Patimah Irny, dalam pertemuan tersebut menyampaikan, upaya sekolah dalam meraih akreditasi perpustakaan adalah langkah penting demi memajukan literasi di kalangan siswa.
“Kesadaran sekolah akan peran penting perpustakaan adalah hal yang membanggakan. DPK Kaltim siap mendukung, salah satunya melalui program magang gratis bagi tenaga perpustakaan dan kami juga akan mempertimbangkan pemberian buku hibah sesuai dengan kategori bacaan anak,” ungkap Irny.
Lebih lanjut dalam kesempatan yang sama, Pustakawan DPK Kaltim, Marthen Rumana, juga menjelaskan bahwa akreditasi perpustakaan penting untuk memastikan pengelolaan yang sesuai standar.
“Perpustakaan yang terakreditasi memiliki dampak besar pada peningkatan indeks literasi masyarakat dan minat baca. Ini juga berpengaruh pada sertifikasi profesi pustakawan,” ujarnya.
Setelah sesi diskusi, rombongan SDN 013 PPU diajak berkeliling melihat langsung proses pelayanan dan pengolahan perpustakaan di DPK Kaltim. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dalam mengembangkan perpustakaan mereka sesuai standar yang diharapkan.
(Mat)


